-
Kedutaan Besar AS melarang warganya mendekati perbatasan Arab Saudi dan Yaman akibat risiko terorisme.
-
Koalisi Arab mengklaim berhasil menghancurkan dron yang mengarah ke wilayah udara kota Mekkah.
-
Pihak Houthi membantah tuduhan serangan dron dan menyebut klaim Arab Saudi sebagai kebohongan.
Ketegangan di area perbatasan Arab Saudi dan Yaman berakar dari konflik bersenjata berkepanjangan yang melibatkan milisi Houthi dan koalisi militer pimpinan Saudi.
Sebelum insiden pencegatan drone ini, kawasan perbatasan sudah kerap menjadi titik panas kontak tembak dan peluncuran proyektil lintas batas.
Peristiwa pada 27 Juli 2017 menjadi titik balik penting ketika serangan rudal balistik pertama kali dilaporkan mengancam kawasan sekitar kota suci.
Situasi keamanan yang tidak stabil serta tingginya potensi serangan mendadak menjadi alasan utama Kedubes AS menerbitkan larangan melintas bagi warganya.
Peringatan travel advisory ini diprediksi akan terus berlaku sampai ada jaminan kestabilan keamanan di sepanjang garis perbatasan kedua negara.