- BMKG memprakirakan hujan ringan mengguyur Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Jumat malam.
- Wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara diprediksi cerah berawan, sedangkan Kepulauan Seribu berawan tebal.
- Ancaman kekeringan di Indonesia diprediksi berakhir saat musim hujan tiba pada periode Oktober hingga Desember 2026.
Suara.com - Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta pada Jumat (25/9/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Prakiraan tersebut disampaikan BMKG melalui akun Instagram @infobmg. Sementara wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara diprediksi cerah berawan.
Adapun Kepulauan Seribu diprakirakan berawan tebal pada malam hari.
Pada pagi hari, kondisi cuaca di Jakarta juga bervariasi. Jakarta Barat dan Jakarta Timur diprakirakan berawan, sedangkan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat cerah berawan. Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal.
Memasuki siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat diprakirakan berawan. Sementara Kepulauan Seribu masih berpotensi mengalami kondisi berawan tebal.
BMKG sebelumnya memprediksi ancaman kekeringan di Indonesia berakhir seiring masuknya musim hujan pada periode Oktober-Desember 2026.
Kondisi tersebut diprakirakan tetap terjadi meski fenomena El Nino di Samudra Pasifik diprediksi bertahan hingga kuartal I 2027.
El Nino merupakan anomali suhu muka laut yang berpusat di Samudra Pasifik. Fenomena ini dapat memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah dunia dengan dampak yang berbeda-beda.
Di Indonesia, El Nino umumnya berkaitan dengan penurunan curah hujan dan potensi kemarau lebih panjang. Namun, kondisi tersebut dapat berubah ketika sirkulasi angin monsun memasuki wilayah Indonesia dan mendukung pembentukan awan hujan.