Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Suara.com/Lilis)
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah menerapkan kebijakan baru pada tahun 2027 untuk memberikan Program Indonesia Pintar kepada seluruh murid taman kanak-kanak.
  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja paruh waktu akan diubah menjadi penuh waktu.
  • Pemerintah melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto guna memperluas layanan pendidikan gratis serta meningkatkan mutu pengajaran melalui pendanaan APBN.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah mengandalkan sejumlah instrumen pembiayaan, di antaranya BOS dan PIP.

Dana BOS diberikan kepada seluruh murid di sekolah negeri maupun swasta melalui dukungan terhadap kebutuhan operasional satuan pendidikan. Penggunaannya antara lain untuk pembayaran gaji guru non-ASN, perbaikan ringan, hingga kegiatan ekstrakurikuler.

Sementara itu, PIP ditujukan bagi murid dari keluarga tidak mampu. Dengan kebijakan baru tersebut, penerima PIP akan diperluas hingga murid TK mulai 2027.

Pelatihan Guru Dibiayai APBN

Selain memperluas akses dan dukungan pembiayaan, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru.

Kemendikdasmen akan menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru. Pembiayaan program tersebut diupayakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Mu'ti mengatakan rangkaian kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan program pendidikan gratis tidak hanya memperluas akses, tetapi juga tetap disertai peningkatan mutu pendidikan.

Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan akses Pendidikan Bermutu untuk Semua bagi anak Indonesia.

“Inilah yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto sehingga komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Astacita yang keempat Presiden Prabowo Subianto,” kata Mu'ti.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com