Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB
Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung tinggi di kawasan Jakarta, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Kualitas udara Jakarta menduduki peringkat ke-10 terburuk di dunia dengan indeks AQI 113.

  • Warga diimbau menggunakan masker dan membatasi aktivitas luar ruangan demi menghindari polusi.

  • Pemprov DKI menambah armada penyemprot watermist dan menggaet dana hibah untuk menekan polusi.

Perlindungan mandiri di dalam hunian juga perlu dilakukan dengan selalu menutup rapat jendela rumah serta memaksimalkan penggunaan alat pemurni udara.

Sederet langkah intervensi terus diupayakan pemerintah daerah demi menekan tingginya laju pencemaran udara di wilayah metropolitan ini.

Guna mengurangi dampak kualitas udara terburuk di DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah menambah dua mobil kabut air (watermist) sebagai salah satu upaya untuk menekan polusi udara di Jakarta pada 2024.

Pemerintah provinsi juga terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga donor internasional demi mempercepat pemulihan lingkungan.

DLH DKI Jakarta juga mendapat sokongan dana dari Clean Air Fund melalui program "Breathe Jakarta" untuk meningkatkan kualitas udara di Ibu Kota.

Langkah taktis ini menjadi bagian dari latar belakang panjang perjuangan Jakarta dalam mengatasi krisis polusi udara kronis yang saban tahun kerap memburuk saat musim kemarau.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com