Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB
Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat melakukan pengerukan lumpur di aliran anak Kali Krukut, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Selasa (22/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI Jakarta menata bantaran Anak Kali Krukut tanpa penggusuran pemukiman warga pada Senin, 28 September 2026.
  • Dinas SDA DKI Jakarta merencanakan pembangunan turap, MCK komunal, dan penghijauan sepanjang 2,3 kilometer di tiga kelurahan wilayah Jakarta Pusat.
  • Pekerjaan konstruksi fisik tanpa penggusuran tersebut dijadwalkan mulai awal tahun 2027 dan ditargetkan rampung secara menyeluruh pada tahun 2028.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan penataan bantaran Anak Kali Krukut yang melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, proses penataan yang mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat itu dipastikan tanpa membongkar pemukiman warga.

“Kami tidak melakukan penggusuran karena masyarakat rata-rata sudah tinggal puluhan tahun dan mencari nafkah di kawasan ini,” kata Pramono saat meninjau pengerukan aliran kali di Kebon Melati, Senin (28/9/2026).

Pemprov DKI Jakarta memilih langkah humanis dengan mempercantik kawasan terpadu serta memperbaiki sarana sanitasi warga setempat.

“Kami akan menata ini menjadi kawasan terpadu sepanjang 2,3 kilometer secara matang, termasuk pembangunan turap, penataan MCK komunal yang lebih baik, serta penghijauan di sepanjang bantaran,” tegas Pramono.

Penataan komprehensif alur air sepanjang 2.315 meter ini mencakup wilayah tiga kelurahan padat penduduk di Jakarta Pusat.

“Ruasnya melewati tiga kelurahan, yaitu Kebon Melati, Kebon Kacang, dan Kampung Bali, yang kita bagi menjadi lima segmen pengerjaan,” kata Pramono.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta diperintahkan segera mematangkan paparan konsep teknis penataan kawasan pada pekan depan.

Pekerjaan konstruksi fisik tanpa gusuran ini direncanakan bergulir pada awal 2027 dan ditargetkan rampung secara menyeluruh pada 2028.

“Saya minta minggu depan Kepala Dinas Sumber Daya Air mempresentasikan rencananya, dan awal tahun depan pekerjaan fisik kawasan sudah harus dimulai. Jika regulasinya memerlukan penetapan lokasi, kami dorong demi penataan menyeluruh dengan target rampung pada 2028,” pungkas Pramono.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com