Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB
Di tangan Saiful, Ketua RT 05/RW 02 Petukangan Utara, Jakarta Selatan, limbah botol plastik tak lagi sekadar tumpukan sampah yang tak berharga. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)
BACA 10 DETIK
  • Warga RT 05/RW 02 Petukangan Utara mengolah botol plastik menjadi sapu dengan modal kas RT sebesar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.
  • Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua RT Saiful pada Jumat, 2 Oktober 2026 ini menghasilkan omzet bulanan mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta.
  • Warga yang terlibat dalam pembuatan sapu menerima pembagian hasil mingguan dengan rata-rata sekitar Rp300 ribu per orang.

“Jadi kita dipilih botolnya juga yang bagus, botol air mineral, yang masih utuh kayak gini, nggak digepengin,” ujarnya.

Saat ini, warga memproduksi dua jenis sapu dari botol plastik bekas, yakni sapu jalan dan sapu kasur.

Harga kedua produk tersebut berbeda tergantung tempat penjualannya.

“Kalau Shopee kita Rp42 ribu sapu jalan kalau yang sapu kasur Rp30 ribu, kalau offline itu Rp35 ribu sapu jalan, yang sapu kasurnya Rp25 ribu,” kata Saiful.

Kegiatan pengolahan botol plastik menjadi sapu tersebut sebelumnya menggunakan modal dari kas RT.

Saiful menyebut dana awal yang digunakan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta untuk mengelola kegiatan dan menyediakan peralatan yang dibutuhkan warga.

“Kita coba minta uang kas dari RT. Gak banyak ya, sekitar 1,5-2 juta, terus kita kelola, kita punya alatnya,” tuturnya.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com