Revitalisasi Kawasan Kumuh Tanah Abang Tanpa Gusur, Pramono Mau Andalkan AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:39 WIB
Gubernur Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Pramono Anung mengumumkan rencana Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi permukiman Tanah Abang menggunakan teknologi kecerdasan buatan tanpa penggusuran.
  • Penataan seluas 2,3 kilometer di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal 2027.
  • Proyek peremajaan perkotaan berbasis teknologi mutakhir tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya untuk mempercantik kawasan pada tahun 2028.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana merevitalisasi kawasan permukiman padat di wilayah Tanah Abang sepanjang 2,3 kilometer dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) tanpa menggusur warga setempat.

Rencana pembenahan tata ruang permukiman tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan pers di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).

Penataan lingkungan berbasis teknologi mutakhir ini difokuskan pada permukiman Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, yang lokasinya berdekatan dengan pusat pemerintahan.

”Secara khusus Jakarta ingin menerapkan program AI ini secara aplikasi langsung di lapangan. Maka ada 2,3 kilo di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, kami akan menerapkan pendekatan AI untuk melakukan renovasi, revitalisasi tanpa melakukan penggusuran di tempat itu,” papar Pramono.

Selain untuk keperluan perancangan arsitektur, pemanfaatan kecerdasan buatan tersebut nantinya juga mencakup penataan kamera pengawas atau CCTV dan teknis operasional penanganan lingkungan.

”Untuk AI yang diterapkan di Kebon Kacang dan sebagainya itu, pertama tentunya hal yang berkaitan dengan CCTV, desainnya, cara penanganannya dan sebagainya. Nanti detailnya akan kami sampaikan,” lanjut Pramono.

Program peremajaan wilayah perkotaan ini ditargetkan rampung sepenuhnya serta mengubah paras lingkungan menjadi lebih elok pada tahun 2028 mendatang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah mematangkan aspek perencanaannya agar model revitalisasi nir-gusur berbasis teknologi ini menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia.

”Sekarang sedang dirapatkan, disempurnakan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi kita, terutama bagi masyarakat Indonesia, bahwa penyelesaian dengan menggunakan AI itu bisa juga dilakukan, dan itu dilakukan di Jakarta,” pungkas Pramono.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memang sudah mengumumkan rencana penataan bantaran Anak Kali Krukut yang melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pekerjaan konstruksi fisik yang terpusat di tiga kelurahan di atas direncanakan bergulir pada awal 2027 mendatang.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com