Dikecam usai Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Balas Santai: Mantan Masih Mantau

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:29 WIB
Anggota Wantimpres Rocky Gerung. (Suara.com/Novian)
BACA 10 DETIK
  • Rocky Gerung santai menanggapi kritik publik dan kekecewaan pendukung usai dilantik menjadi Wantimpres pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Rocky menyatakan posisinya di Istana memberikan ruang leluasa menyampaikan kritik langsung kepada Presiden Prabowo Subianto tanpa hambatan.
  • Rocky menegaskan tujuannya masuk Istana adalah untuk memberantas praktik korupsi dan mengawasi jalannya pemerintahan secara langsung.

Ia menilai tidak ada perbedaan mendasar antara posisinya saat berada di luar maupun di dalam Istana.

Rocky bahkan secara terbuka menyebut lingkungan Istana sebagai tempat yang rentan dengan praktik korupsi, dan keberadaannya di sana adalah untuk mengawasi hal tersebut.

"Istana itu sarang korupsi, kekuasaan di situ. Gw masuk situ untuk memberantas maling-maling yang sembunyi di bawah meja Istana, ngumpet di bawah meja, di bawah pohon beringin," kata dia.

Rocky meyakini bahwa manuver dan ucapan kerasnya tidak akan memicu teguran dari Prabowo, mengingat adanya kesepakatan awal di antara keduanya.

"Istana itu sarang korupsi, Prabowo gak akan tersinggung. Perjanjian saya dengan presiden saya boleh ngomong apa saja," jelas dia.

Sebagai informasi, dasar hukum pembentukan Wantimpres tertuang pada Pasal 16 Undang-Undang Dasar 1945, yang menyatakan bahwa Presiden membentuk suatu Dewan Pertimbangan dengan tugas memberikan nasihat dan pertimbangan. Ketentuan tersebut diatur lebih lanjut melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 64 Tahun 2024.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com