Renovasi SD Negeri Cipete Utara Tertunda Gara-gara Wacana Gedung 20 Lantai

Senin, 12 Oktober 2026 | 18:43 WIB
Pembangunan gedung baru SDN Cipete Utara 01 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, molor hampir setahun dan viral di media sosial. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
BACA 10 DETIK
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan revitalisasi SD Negeri Cipete Utara terlambat karena perubahan rencana menjadi gedung 20 tingkat pada Senin (12/10/2026).
  • Pemerintah DKI Jakarta menargetkan perbaikan bangunan sekolah tersebut akan rampung pada November 2026 untuk menuntaskan seluruh program renovasi pendidikan.
  • Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan berhasil mengantarkan Jakarta menjadi kota pendidikan nomor satu dengan Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Indonesia mencapai 85,05.

Suara.com - Rencana mengubah fungsi bangunan sekolah dasar menjadi gedung bertingkat sempat menghambat target perbaikan sarana pendidikan di Jakarta.

Keterlambatan pengerjaan fasilitas pendidikan tersebut diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Senin (12/10/2026).

Sebanyak 18 sekolah di Jakarta sejatinya telah berhasil direvitalisasi dari total 19 sasaran pembangunan tahun jamak.

Namun, revitalisasi SD Negeri Cipete Utara terhambat akibat perubahan rencana di tengah proses renovasi.

Pramono menjelaskan penyebab tersendatnya renovasi sekolah tersebut di hadapan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

"Pada waktu di tengah jalan, ada keinginan SD tersebut dari 4 tingkat dirubah menjadi mixed-use ke atas, 20 tingkat tambahan ke atas," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Bagaskara)

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan gedung pendidikan harus berlandaskan tata kelola anggaran yang transparan dan perencanaan matang.

"Segala sesuatu yang tidak direncanakan dengan baik, pasti akan berdampak. Dan kenyataannya memang berdampak," tutur Pramono.

Meski revitalisasi satu sekolah sempat terhambat, Pramono menyebut Jakarta mencatat capaian positif dalam pembangunan manusia.

Ia mengapresiasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang dinilai turut mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ibu kota.

"Yang menggembirakan adalah, Jakarta sekarang kota pendidikan nomor satu di Indonesia. Itu tercermin dari IPM kita, Indeks Pembangunan Manusia kita yang 85,05, tertinggi di seluruh Indonesia. Saya berterima kasih bahwa ini bisa terwujud karena kerja sama yang baik dari semua stakeholder. Antara Balai Kota, DPRD Provinsi DKI Jakarta, masyarakat, dunia usaha, dan sebagainya," kata mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu.

Pramono menargetkan revitalisasi SD Negeri Cipete Utara rampung pada November 2026. Dengan demikian, seluruh program revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025–2026 dapat diselesaikan.

"Sudah segera saya putuskan, saya minta di bulan November ini sudah selesai. Dan kalau itu sudah selesai, maka semua revitalisasi di tahun 2025-2026 selesai," tandas Pramono.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com