- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan program beasiswa luar negeri untuk 75 mahasiswa pada tahun 2027 di Balai Kota.
- Program beasiswa ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mengadopsi konsep LPDP.
- Pemprov DKI Jakarta saat ini telah menjalankan program KJP Plus dan KJMU untuk mendukung pendidikan warga dari keluarga kurang mampu.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa pendidikan ke luar negeri bagi 75 mahasiswa asal Jakarta pada 2027.
Program tersebut direncanakan mengadopsi konsep Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Tujuannya, memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Rencana itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Kongres I Dewan Pengurus Nasional Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Pramono mengatakan, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemprov DKI Jakarta, bersama layanan kesehatan dan perlindungan sosial.
"Begitu saya dilantik menjadi gubernur, saya menyampaikan hal yang tidak boleh berubah, hal yang harus dipertahankan, hal yang harus diperbaiki adalah menyangkut satu: pendidikan, dua: kesehatan, tiga: bantalan sosial," ujarnya.
Menurut Pramono, dukungan terhadap pendidikan perlu diperluas agar kesempatan belajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi keluarga.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Selain itu, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) memberikan bantuan pendidikan kepada sekitar 15.800 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Namun, rincian program beasiswa ke luar negeri tersebut, seperti persyaratan, jenjang pendidikan, dan jadwal pendaftaran, belum disampaikan.
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya juga telah menjajaki kemitraan dengan sejumlah lembaga pendidikan di New York hingga Seoul. Kemitraan itu diharapkan dapat menjadi wadah pendidikan bagi anak-anak berprestasi dari Jakarta.