- Polda Metro Jaya memeriksa lima saksi terkait dugaan penganiayaan anggota Satpol PP saat penertiban parkir liar di Jakarta Selatan.
- Insiden pada Kamis, 8 Oktober 2026 tersebut terjadi akibat penghadangan dan pelemparan oleh sejumlah pekerja proyek di Jalan Kyai Maja.
- Manajemen perusahaan proyek menyampaikan permohonan maaf serta bersedia menanggung biaya pengobatan dan kerusakan akibat peristiwa itu.
Suara.com - Polisi memeriksa lima saksi terkait dugaan penganiayaan terhadap anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat penertiban parkir liar di kawasan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Insiden tersebut terjadi setelah petugas melakukan operasi cabut pentil terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar Kolam Renang Bulungan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan atas laporan dugaan penganiayaan yang terjadi pada Kamis (8/10/2026).
"Saat ini petugas melakukan penyelidikan dan telah meminta keterangan lima orang saksi, terdiri dari satu pelapor, dua anggota Satpol PP, dan dua pekerja," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/10/2026), dikutip dari ANTARA.
Berdasarkan laporan yang diterima polisi, korban diduga ditarik dan dipukul menggunakan helm hingga mengalami luka di bagian wajah.
"Berdasarkan laporan, korban diduga ditarik dan dipukul menggunakan helm hingga mengalami luka pada bagian wajah," ujar Budi.
Perkara tersebut dilaporkan terkait dugaan pelanggaran Pasal 466 dan atau Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Berawal dari Penertiban Parkir Liar
Insiden kekerasan itu bermula saat petugas Satpol PP bersama unsur terkait melakukan penertiban parkir liar di depan Kolam Renang Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut sebelumnya kerap menjadi objek pengaduan masyarakat.
Kasatpol PP Kebayoran Baru Diki Zulkarnain menjelaskan, kegiatan penertiban dilakukan melalui operasi cabut pentil (OCP) terhadap puluhan kendaraan oleh petugas Satuan Pelaksana Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kebayoran Baru.
"Dalam pelaksanaannya, kegiatan berjalan aman dan terkendali, dengan puluhan kendaraan yang dilakukan operasi cabut pentil oleh petugas Satpel Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kebayoran Baru," kata Diki, Senin (12/10/2026).
Namun, situasi berubah setelah penertiban selesai. Ketika petugas bergerak menuju wilayah Kelurahan Selong, rombongan mereka dihadang dan mengalami pelemparan.
Peristiwa tersebut terjadi saat iring-iringan petugas melintas di Jalan Kyai Maja. Truk yang berada di bagian belakang rombongan dilempari sejumlah pekerja proyek pembangunan gedung Kejaksaan yang sedang beristirahat.
Menurut Diki, situasi sempat mereda sebelum kembali memanas setelah sejumlah orang berdatangan. Pelemparan kemudian kembali terjadi dan berujung pada kekerasan terhadap petugas di lokasi.
Salah seorang anggota Satpol PP terluka ketika berupaya melindungi rekannya yang terjatuh dan nyaris menjadi sasaran pengeroyokan massa.