- Karakter manga Jepang seperti One Piece dan Naruto menghiasi demonstrasi mahasiswa di Prancis pada Oktober 2026.
- Bendera Bajak Laut Topi Jerami dan simbol budaya pop lainnya digunakan sebagai sarana visual perlawanan politik.
- Gambar berestetika manga buatan kecerdasan buatan turut beredar luas di berbagai platform media sosial saat aksi.
Suara.com - Karakter manga Jepang seperti One Piece, Naruto, dan Dragon Ball menjadi simbol yang mencolok dalam gelombang demonstrasi di Prancis pada akhir pekan lalu.
Mulai dari bendera bergambar tengkorak bertopi jerami hingga poster buatan tangan, budaya populer Jepang kini mewarnai aksi mahasiswa, blokade sekolah, dan perbincangan di media sosial mirip seperti yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu.
Fenomena tersebut terlihat dalam demonstrasi di sejumlah kota Prancis, termasuk Bordeaux, dalam beberapa hari terakhir.
Simbol-simbol manga tidak hanya muncul di jalanan, tetapi juga digunakan dalam unggahan dukungan dan konten digital yang berkaitan dengan aksi protes.
Laporan Le Monde yang diterbitkan pada 19 Oktober 2026 menyebut karakter manga semakin sering terlihat dalam gerakan protes.
Di antara berbagai simbol tersebut, bendera kelompok Bajak Laut Topi Jerami dari serial One Piece menjadi salah satu yang paling menonjol.
Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan
Bendera One Piece menampilkan tengkorak dengan topi jerami, lambang kelompok bajak laut yang dipimpin Monkey D. Luffy.
Serial karya Eiichiro Oda itu mengisahkan petualangan sekelompok bajak laut yang mengejar kebebasan dan menghadapi berbagai bentuk kekuasaan yang menindas.
Penggunaan simbol tersebut dalam demonstrasi bukan fenomena baru.
Pada 2025, bendera yang sama telah muncul dalam berbagai gerakan protes di sejumlah negara, termasuk Prancis, Nepal, dan Maroko.
Kehadirannya kembali dalam demonstrasi Prancis menunjukkan bagaimana simbol hiburan dapat memperoleh makna politik di luar cerita aslinya.
Bagi sebagian demonstran, karakter dan lambang manga menjadi sarana visual untuk mengekspresikan sikap kritis, solidaritas, dan semangat perlawanan.
Naruto hingga Dragon Ball Ikut Mewarnai Demonstrasi
Selain One Piece, demonstran juga menggunakan referensi dari serial populer lainnya, seperti Naruto dan Dragon Ball.