- Dua sopir angkutan umum mengantar massa aksi Komite SADAR di Bundaran HI, Jakarta, pada Rabu (28/10/2026).
- Robi mengkritik program Makan Bergizi Gratis karena berpotensi membuang anggaran dan tidak tepat sasaran bagi keluarga.
- Ucok kecewa akibat penolakan layanan kesehatan BPJS di Ciracas karena terkendala masalah administrasi wilayah kepesertaan.
Dalam aksi itu, Komite SADAR menyampaikan lima desakan. Pertama, meminta pemerintah menetapkan status bencana nasional atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir.
Kedua, mendesak pemerintah memprioritaskan APBN untuk kepentingan rakyat serta menghentikan program yang dinilai memboroskan anggaran, termasuk MBG dan Koperasi Merah Putih.
Ketiga, meminta pemerintah menurunkan biaya pendidikan, memeratakan akses terhadap kebutuhan dasar, dan menciptakan lapangan kerja.
Keempat, mendesak pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta segala bentuk penyalahgunaan wewenang atau jabatan.
Kelima, meminta pemerintah menjamin kebebasan berpendapat masyarakat sipil dan menghentikan militerisasi.
Reporter: Alif Bintang