Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB
Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga di Terminal Kedamin.
  • Polda Kalbar membenarkan insiden tersebut namun menyatakan masalah telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua pihak.
  • Wisnu telah meminta maaf langsung kepada korban pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2026.

Suara.com - Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra menjadi sorotan setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pemukulan terhadap seorang warga beredar luas di media sosial.

Polda Kalimantan Barat membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut persoalan antara kedua pihak telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan telah menerima informasi langsung dari Wisnu mengenai kejadian tersebut.

Menurutnya, Kapolres Kapuas Hulu telah berkomunikasi dengan korban dan keluarganya untuk menyelesaikan persoalan.

“Informasi langsung dari Kapolres Kapuas Hulu, benar atas peristiwa tersebut. Namun, sudah diselesaikan dengan pihak korban dan keluarga korban,” kata Bambang dikutip dari Antara.

Kapolres Minta Maaf dan Akui Kesalahan

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun Instagram PPID Polres Kapuas Hulu, Wisnu telah menggelar pertemuan dengan korban dan sejumlah pihak terkait pada Jumat (30/10/2026).

Pertemuan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di Ruangan Kapolres Kapuas Hulu. Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 1206/Psb Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, jajaran Polres Kapuas Hulu, Ketua DPD Satria Borneo Raya Kapuas Hulu Yohanes, perwakilan anggota TBBR, keluarga korban, serta masyarakat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Dalam pertemuan itu, Wisnu secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada IKI ADI. Ia mengakui kekhilafan yang terjadi ketika melaksanakan kegiatan kurve di Terminal Kedamin.

"Kapolres juga mengakui kesalahannya, menyampaikan penyesalan, serta menyatakan kesediaannya untuk mengikuti ketentuan hukum adat yang berlaku," demikian keterangan Polres Kapuas Hulu.

Rekaman CCTV Perlihatkan Dugaan Pemukulan

Sebelumnya, video CCTV berdurasi 58 detik yang memperlihatkan dugaan kekerasan fisik terhadap seorang pria di kawasan Terminal Bus Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, pada detik ke-47 terlihat seseorang diduga memukul pria itu menggunakan tangan kosong. Sepuluh detik kemudian, terlihat tindakan yang diduga berupa tamparan ke bagian mulut korban.

Meski membenarkan peristiwa tersebut, Bambang mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab insiden itu.

Bambang juga belum mendapatkan informasi mengenai kemungkinan pemeriksaan internal terhadap Wisnu oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Saya belum mendapatkan kabar terkait hal tersebut. Yang pasti, antara Kapolres Kapuas Hulu dengan korban maupun keluarga korban sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com