BACA 10 DETIK
- Muhammad Taufik, mantan sopir taksi asal Surabaya, tewas dalam pertempuran pertamanya bersama militer Rusia di Ukraina.
- Korban diduga tergiur janji upah besar setelah mengirimkan CV dan menandatangani kontrak militer di Moskow pada 2026.
- Setelah menjalani pelatihan singkat, ia ditugaskan sebagai penembak senapan mesin dan tewas di wilayah Donetsk.
Tewas dalam Pertempuran Pertama
Nasib tragis menimpa Taufik ketika pertama kali diterjunkan ke medan pertempuran.
Ia dilaporkan tewas saat pasukan Rusia berupaya melakukan serangan dari Desa Zelenaya Dolina menuju Novoselivka dan Drobyshevo di wilayah Donetsk.
Intelijen Ukraina menyebut perekrutan tersebut berlangsung di tengah kekurangan personel militer Rusia di garis depan. Warga asing, termasuk dari Indonesia, disebut menjadi salah satu sasaran perekrutan.