WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB
Rendi Apriyanto WNI asal Natuna tewas di medan perang usai menjadi tentara bayaran Rusia. (Antara)
BACA 10 DETIK
  • Bareskrim Polri mengusut perekrutan 58 WNI yang dijanjikan gaji tinggi namun dijadikan tentara Rusia.

  • Jaringan perdagangan orang ini berkoordinasi dengan intelijen luar negeri dan instansi diplomatik terkait.

  • Dua WNI dilaporkan gugur di medan perang setelah terbujuk informasi pekerjaan logistik palsu.

Sementara Rendi Apriyanto yang berusia 30 tahun meninggal dunia setelah sebelumnya pamit bekerja di bagian logistik.

Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dengan mendesak otoritas Rusia mengevaluasi seluruh kebijakan perekrutan warga asing.

Kasus perekrutan illegal ini berakar dari maraknya penawaran kerja luar negeri berupah besar yang memanfaatkan kelengaian pengawasan dokumen perjalanan.

Eksploitasi modus TPPO berkedok lowongan kerja formal di negara konflik kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan WNI di mancanegara.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com