/
Kamis, 23 Februari 2023 | 14:45 WIB
Berkiblat ke Maria Ozawa, Mongol Stres Dicemberuti Penjual Makanan di Jepang gegara Bilang Kimochi (Youtube Cumicumi)

NTB.Suara.com – Komika Mongol Stres punya cerita lucu namun konyol saat ke Jepang. Dia dicemberuti penjual makanan lantaran menyebut kata kimochi.

Mongol Stres cerita bahwa dia Kristen tapi tidak makan daging. Apalagi, sejak kecil komika asal Manado ini tidak diberi makan daging.

“Karena memang dari kecil Oma (nenek) itu enggak pernah ngasih saya (daging).  Kalau dulu kecil dikasih cuman ikan, kalau ikan itu cuman dapat kepala, nanti kalau minta daging oma marah,” kata Mongol Stres kepada Alvin, di Youtube Cumicumi, Kamis (23/2/2023).

Kepada Alvin, Mongol cerita dia sempat ke Jepang bersama komika Moh. Sidik. Dia pun mencari restoran yang menjual makanan berbahan ayam. Dia memanfaatkan google translate untuk menghindari makanan yang berbahan daging babi. Akhirnya dia dapat makanan yang berbahan ayam.

“Nah Mongol tanya ‘this is kimochi?’ Mau nanya ini enak?, ih si bapaknya enggak senyum. Ngembaliin duit aja sampai buang muka,” kata Mongol membuat Alvin tertawa.

Mongol pun tanya ke LO (penghubung) mengapa penjualnya marah. Dia pun diberi tahu tidak boleh menggunakan kata kimochi kalau mengungkapkan rasa enak pada makanan.

“Nggak boleh, Bang. Kimochi itu kasar. Dan itu hanya untuk syahwat. Kalau makan itu oishi (enak/ lezat),” kata Mongol.

Mongol Stres pun mengakui kesalahannya. Sebab, dia mengaku kiblat belajar Bahasa Jepangnya ke Maria Ozawa, yakni bintang film dewasa asal Jepang yang juga memiliki nama lain Miyabi.

“Kita kan kiblatnya Maria Ozawa,” ucapnya lantas tertawa.

Baca Juga: PDIP Tegaskan Tak Sudi Bergabung Dengan Koalisi Perubahan: Kami Jelas Beda!

Sekadar diketahui, kata kimochi memang kerap dipakai dalam film dewasa produksi Jepang atau JAV (Japan Adult Video). Dalam film dewasa Jepang kadang ada kata kimochi untuk mengungkapkan perasaan enak saat berhubungan. Kata ini kadang digabung dengan kata ikeh-ikeh (lanjutkan atau teruskan). (*)

Load More