NTB.Suara.com – Penyanyi cantik Yuni Shara ternyata menyimpan masa kelam dalam pernikahannya. Menikah muda pada usia 21 tahun, mantan kekasih Raffi Ahmad ini pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
KDRT yang dialami itu terjadi saat dia menikah dengan Raymond Manthey pada 1993. Pernikahan ini kandas hanya 4 bulan akibat Yuni kerap menjadi korban KDRT.
KDRT yang dialami ini sangat membekas. Hingga dia tidak pernah bisa merasakan orgasme saat berhubungan intim dengan pasangannya.
"Aku nikah pertama, aku sudah di-KDRT setiap hari. Masih muda dan itu sangat membekas,” jelas Yuni dalam podcast di kanal Youtube Deddi Corbuzier yang tayang 19 Desember 2019 lalu, dikutip NTB.Suara.com Kamis (23/2/2023).
Bahkan, ketika dia menikah lagi pada 2002 dengan suami keduanya, Henri Siahaan, Yuni Shara mengaku hampir tidak pernah mengalami orgasme saat berhubungan badan. Sekalipun dari pernikahan keduanya yang kandas pada 2008 ini dia memiliki dua anak.
Yuni mengaku sudah pernah ke dokter. Dicek darahnya dan sebagainya. Akhirnya diketahui bahwa Yuni orang yang mudah ilfeel (hilang minta pada seseorang). Bahkan, Yuni sudah ke spikolog.
Namun, di masa-masa usia 40-an tahun, setelah dia berpisah dengan suami keduanya, Yuni pergi ke toko alat bantu seks. Dia menanyakan berbagai macam jenis sextoys, dari cara kerja, dan manfaatnya. Dia pun akhirnya membeli alat bantu seks tersebut.
“Sejak itu aku punya teman,” katanya.
Bahkan, dengan alat bantu seks itu dia justru bisa merasakan orgasme. Tidak seperti saat berhubungan intim dengan suami-suaminya.
Baca Juga: Fix! Raffi Ahmad Mau Salip Yuni Shara, Program Akan ke-3 dengan Nagita Slavina
“Ada (alat bantu seks), secret. Tapi enggak ngerepotin. Aku bisa atur sendiri, aku bisa simpan sendiri. Itu my best friend kalau aku pas kepengin saja. Tapi enggak ngerepotin. Banyak kan sekarang banyak alat bantu,” jelas perempuan asal Batu, Malang ini.
Terlepas dari masa kelam dalam asmara, Deddy pun menanyai Yuni bagaimana cara membuat dirinya bahagia. Yuni mengatakan, dia mendirikan sekolah TK untuk anak-anak kurang mampu, yang hanya dengan membayar Rp3500. Itu membuat dia happy. Dia juga merasakan bahagia ketika dia beraktivitas di sosial.
"Kadang-kadang aku ke tempatnya orang sulit, itu aku happy saat aku memberi," katanya.
"Jadi tujuan hidup lu apa?" tahya Deddy.
"Punya manfaat buat orang lain. Doa sampai anak cucu," jawabnya.
Sekalipun dalam hubungan asmaranya kandas dan menimbulkan trauma mendalam, Yuni mengaku tetap punya imajinasidi masa tuanya ada teman hidup untuk sekadar ngobrol, ngopi bareng, jalan-jalan, nengokin anak sekolah.
"And then kita bisa jalan bareng, seru kali," katanya.
Pengakuan Yuni di podcast ini pun banyak mengundang simpati dari netizen. Mereka menulis komentar di kanal ini.
“Semoga selalu diberikan ketabahan mbak Yuni. Di sini saya lihat ada sosok wanita yang begitu tegar dan kuat. Mudah-mudahan impiannya segera tercapai,” kata @saifullahid
“Terkadang seseorang menikah bukan hanya utk meneruskan keturunan ataupun utk aktivitas seksual, namun untuk menjadikan pasangan hidupnya sebagai sahabat sejati yg bisa diajak bicara, ngobrol, diskusi dalam keadaan suka dan duka,” lanjut @issenhobby4255
“Berikanlah mba Yuni ini kebahagiaan, teman ngobrol yang baik, sumpah hancur banget perasaan aku nonton ini, lukanya dalam banget, semoga terus menemukan kebahagiaan ya mba yuni,” kata @vocaoraziosingers2903. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target