NTB.Suara.com - Siapa yang tidak kenal dengan sosok John Refra alias John Kei. Tokoh pemuda asal Kepulauan Kei itu kembali santer sorot setelah terjadi bentrok di Pertigaan ABC, Duri Kosambi, Jakarta Barat dan penyerangan rumah di Green Lake, Tangerang, pada Minggu, 21 Juni 2020.
John Kei juga dijuluki salah satu penguasa beberapa wilayah di Ibu Kota Jakarta. Ternyata awal merantau ke Pulau Jawa karena ingin menjadi tentara Angkatan Laut (AL) atau marinir. Jadi dari Kei dia langsung menuju Surabaya, Jawa Timur.
Uniknya seperti dikutip NTB.Suara.com dalam kanal Yotutube @Karamting News, Jumat 24 Februari 2023. John Kei kepada orang tuanya bukan merantau ke Jawa, tapi ke Ambon.
Nah, saat ingin mendaftar TNI AL. John Kei muda yang saat itu masih berusia 18 tahun ketahuan sang ibu berada di Jawa.
Dia pun diminta untuk kembali ke Kei. Namun, itu ditolak dan John Kei kembali melanjutkan petualangannya ke Ibu Kota, Jakarta.
Dia pun sempat menggelandang sebelum akhirnya tinggal bersama salah satu saudaranya di wilayah Berlan.
Saat muda dan menjadi security di sebuah tempat penginapan di Jalan Jaksa, Jakarta. Dia sempat terlihat keributan dan membunuh salah satu lawannya pada 1992.
Atas kasus itu, dia dihukum tiga tahun penjara. Di penjara, nama John Kei makin melambung dan akhirnya dipercaya sebagai ketua Angkatan Muda Kei di Jakarta dengan ribuan anggota.
Tentu yang paling menyita perhatian publik terkait sepak terjang salah satu Godfather di Jakarta itu tak lepas dari keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Basri Sangaji pada tahun 2004 dan pembunuhan Tan Harry Tantono, direktur Sanex Steel Mandiri.
Baca Juga: Sekarang, Beli Solar Subsidi di NTB Wajib Pakai QR Code
Demikian, di balik sisi kelamnya. Ternyata John Kei juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Dia membantu pembuatan tempat ibadah serta memberikan beasiswa kepada anak-anak Kei yang merantau di Jakarta. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Mengangkat Tema Penyebaran Virus, Ini Sinopsis Film Korea Baru 'Colony'
-
AC Mobil Kurang Dingin Saat Cuaca Panas Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki