NTB.Suara.com - Kota dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dikepung banjir akibat tingginya intensitas hujan disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu sore (25/2/2023) dan mulai surut pada Minggu pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, Gufran AH, kepada NTB.Suara.com, menyebutkan wilayah yang dilanda banjir yakni Kecamatan Rasanae Timur, Asakota, Rasanae Barat, dan Kecamatan Mpunda.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sebagian besar wilayah Kota Bima pada Sabtu (25/2), sejak pukul 14.35 hingga 16.20 Wita. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Utara Kota Bima menyebabkan meluapnya air sejumlah kelurahan dengan ketinggian bervariasi, yaitu setinggi mata kaki sampai dengan pinggang orang dewasa," jelasnya.
Dari data sementara, jumlah warga terdampak di Kecamatan Asakota sebanyak 1.172 kepala keluarga (KK) yang tersebar di Kelurahan Jatibaru Timur, Jatiwangi, Ule, dan Melayu. Sedangkan di Kecamatan Rasanae hanya dua kepala keluarga yang terdampak, yakni warga Kelurahan Lampe.
Sementara jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Rasanae Barat, sebanyak 661 KK yang tersebar di Kelurahan pane, dan Nae. Sedangkan di Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda terdapat 12 KK yang terdampak.
Ada juga satu rumah dan kandang ayam milik warga yang rusak bagian atapnya akibat tersapu angin kencang pada saat terjadinya hujan lebat.
BPBD Kota Bima sudah melakukan asesmen dan kajian cepat dan menyampaikan informasi peringatan dini melalui WA group dan media sosial terkait dengan banjir tersebut.
Selain itu, menyalurkan bantuan ribuan nasi bungkus, selimut dan terpal bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut disalurkan oleh BPBD Kabupaten Bima, Dinas Sosial Kabupaten Bima, dan organisasi perangkat daerah yang memiliki wilayah binaan terdampak banjir.
"Bapak Wali Kota Bima juga turun langsung ke masyarakat memberikan bantuan," kata Gufran.
Baca Juga: Jangan ke Lombok Nanti Nggak Mau Pulang, Ini Dia Pantai-Pantai yang Indah di Lombok yang Bikin Betah
* Banjir Kabupaten Bima
Selain di Kota Bima, bencana alam berupa banjir juga terjadi di Kabupaten Bima, pada hari yang sama.
Data sementara BPBD Kabupaten Bima, banjir terjadi di Desa Rite di Kecamatan Ambalawi. Jumlah warga terdampak sebanyak 20 KK atau 120 jiwa. Selain itu, Desa Nggembe di Kecamatan Bolo sebanyak 204 KK atau 657 jiwa.
Desa Lere di Kecamatan Parado juga terendam banjir. Sebanyak sebanyak 5 KK terdampak. Sedangkan di Desa Poja di Kecamatan Sape hanya empat jiwa atau satu keluarga yang terdampak banjir. Di Desa Bajo, Kecamatan Soromandi juga dilanda banjir. Jumlah warga terdampak masih identifikasi.
Banjir di beberapa kecamatan tersebut menyebabkan satu rumah warga hanyut. Rumah tersebut berada di pinggir bantaran sungai. Ada juga jalan putus yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Lambu. Selain itu, beberapa ruas jalan di bawah kewenagan Pemerintah Provinsi NTB rusak akibat derasnya banjir.
Banjir juga merendam SDN Inpres Candi, di Kecamatan Madapangga, setinggi 50 centimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Isyra, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Namun, kerugian materi yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Ramalan Keuangan Shio 16 Maret 2026: Ini 5 Shio yang Bakal Panen Rezeki
-
Persija Gagal Salip Borneo FC, Persib Bandung Makin Kedinginan di Pucuk Klasemen Super League
-
Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran yang Pertama Kali Diluncurkan ke Israel
-
Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama
-
Harry Styles Ungkap Kesedihan Mendalam Usai Kepergian Liam Payne
-
Potret Upacara Melasti dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
-
Ogah Terjebak Macet Horor, Ribuan Pemudik Motor 'Serbu' Pelabuhan Ciwandan Lebih Awal
-
Arus Mudik Lebaran: Jalur Tol Jakarta-Merak Masih Ramai Lancar
-
Umrah di Tengah Konflik Iran-Israel, Habib Usman Tetap Boyong Keluarga Lebaran di Tanah Suci