NTB.Suara.com- Skuat Persib Bandung putri melaju ke babak final dalam Piala Pertiwi Jawa Barat melalui drama adu penalti.
Sempat tertinggal lebih dulu, skuat Persib Bandung akhirnya bangkit dan sukses memenangi laga sampai babak adu penalti.
Dalam adu tendangan di dalam kotak penalti ini, pemain Persib Bandung putri sukses melesatkan golnya dan membuat skor menjadi 3-0.
Persib putri akan bertanding di babak final pada Rabu (27/2) lusa dan selangkah lagi bakal mengukir sejarah.
Gelandang Persib Bandung Putri, Adinda Putri Sudirman mengaku senang bisa mengantarkan timnya ke final Piala Pertiwi Jawa Barat setelah mengalahkan Goal Aksis 3-0 melalui adu penalti di Stadion Ahmad Yani, Kabupaten Sumedang, Senin (27/2).
Di laga tersebut, Persib Bandung putri tertinggal lebih dulu oleh gol bunuh diri Puput Hermailina di babak pertama, tapi mampu menyamakan kedudukan di lewat tendangan penalti Adinda.
Laga kemudian dilanjutkan dengan babak adu penalti.
"Senang bisa bantu tim ke final. Alhamdulillah, kami semua kerja sangat keras di pertandingan ini karena lawannya juga sangat sulit. Tapi semua pemain dibantu pelatih dan yakin kami bisa bangkit. Akhirnya kami bisa membalikkan keadaan," kata Adinda dari laman resmi klub.
Kapten tim Persib Putri ini mengungkapkan rahasia timnya bisa menang.
Baca Juga: Bergenre Thriller, Film Teman Tidur Angkat Tema Perundungan
Ia menyebut, permainan yang solid dan mengikuti instruksi pelatih adalah faktor utamanya.
"Kami tidak saling menyalahkan, malah justru saling menguatkan, saling membantu. Pelatih juga kasih banyak instruksi sampai di babak adu penalti juga. Kami ikuti dan alhamdulillah, hasilnya bagus," ungkapnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability