NTB.Suara.com- Komisaris PSIS Semarang Junianto masih belum mengubur targetnya untuk menjalin kerjasama dengan klub Liverpool.
Terlebih usai membantai Manchester United tujuh gol tanpa balas, pengusaha yang memiliki 30 persen saham di PSIS Semarang ini makin bernafsu untuk menjalin kerjasama dengan Liverpool.
Sebelumnya dalam banyak kesempatan, Junianto menyatakan keseriusannya untuk menjalin kerjasama dengan Liverpool.
Dia bahkan sudah datang langsung ke Inggris untuk bertemu dengan manajemen klub tersebut.
Junianto yang merupakan pengusaha baja ini bahkan sudah mengajukan penawaran kepada manajemen klub Liverpool.
"Untuk menjadi lebih besar terkadang marketing promosi global adalah salah satu opsinya dan lewat media sepak bola lebih tepat karena hampir ditonton milyaran penduduk bumi walaupun biaya sungguh " amazing"," kata dia beberapa waktu lalu.
Dia lalu mengungkapkan biaya untuk menjadi sponsor di lengan pemain Liverpool.
"Tim kami di Liverpool sedang memberikan offering pada klub ini, hanya menempel di lengan player home & away biayanya setara 28 x lipat ketika @charlie_hospital pertama kali menempel di dada klub PSIS atau bisa membiayai klub liga 1 di Indonesia satu musim lebih , yang penting syarat promonya "buy one get two" maksudnya jersynya opsi harus @riors.id entah untuk train atau marchandise, karena riors kwalitasnya sangat bagus teman2 di sini menyampaikan ke saya," ungkapnya.
Kini yang terbaru Junianto kembali menyampaikan keinginannya agar tawarannya bisa segera disetujui manajemen Liverpool.
Baca Juga: Kampanye Digital, Mereduksi Maraknya Kekerasan di Hari Perempuan Internasional
Hal ini dia sampaikan usai Liverpool sukses membantai Manchester United dengan skor telak 7-0.
"Super mantap, apa karena ini tanda-tdannya salahsatu perusahaan saya akan segera menempel di jerseynya @liverpool, wallahua'lam," kata Junianto seperti yang diunggah dalam akun instagramnya, Senin (6/3). ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis