NTB.Suara.com- Sarwendah mengaku sempat terganggu dengan adanya pihak-pihak yang sengaja menggoreng isu soal kedekatannya dengan anak angkatnya Betrand Peto.
Sarwendah sempat canggung dengan Betrand usai ramainya kabar kedekatan dirinya yang digoreng oleh pihak-pihak tertentu.
Bahkan untuk sekedar memegang tangan Betrand dia juga akhirnya bingung lantaran selalu digoreng oleh pihak-pihak tertentu.
Banyaknya kabar mengenai kedekatan Sarwendah dengan Betrand sejatinya sudah lama berhembus, namun Sarwendah baru tahu akhir-akhir ini.
"Aku baru tahu beritanya udah makin parah, segaktahu itu aku, aku itu jarang lihat medsos, paling lihatin medsos aku posting taruh, setelah komen banyak baru searching di google, ternyata itu berita (sudah) lama banget, baru aku tahu," kata Sarwendah seperti yang diunggah di chanel youtube Nathalie Holscher, Selasa (7/3).
Dalam kabar yang banyak berseliweran di media sosial tersebut, Sarwendah dituding punya kedekatan dengan Betrand yang merupakan anak angkatnya.
"Aku tahunya dulu pas awal-awal berita ini ada aku jadi bingung, memang gak boleh ya, jadi bingung karena posisinya aku baru jadi ibu sambung, jadi gak tahu, aku gak tahu mana yang boleh mana yang tidak. Memang kalau jadi emak dia gak boleh megang atau meluk dia, gak boleh gitu," jelasnya.
Suaminya yakni Rubend pun akhirnya bertindak dengan memperingatkan pemilik akun media sosial soal tuduhan yang selalu digoreng.
Akibat kabar tersebut dirinya juga sangat terganggu, dan dikuatirkan bisa berdampak buruk untuk anak-anaknya.
"Karena berita ini sudah menggiring opini, jadi kan satu imaje orang yang sebenarnya gak kayak gitu jadi berantakan, dan takutnya malah jadi ada oknum orang yang sengaja mau merusak, jadi dari yang gak sengaja, orang goreng lagi jadi dibuat-buat," ungkapnya.
Sarwendah juga sempat konsultasi ke psikolog soal hal tersebut.
"Sampai nanya psikolog, jangan sampai membuat segala sesuatu jadi aneh karena omongan orang, karena orang tidak tahu dalamnya," ungkapnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum