Suara.com - Saling tuding terjadi pascakebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Tidak sedikit pihak yang lantas menyalahkan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi warga yang tinggal di dekat depo.
Eks Komisaris Ancol, Geisz Chalifah lantas kebingungan melihat Anies malah menjadi sasaran tudingan banyak pihak sebagai penyebab banyaknya korban berjatuhan dari kebakaran yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) malam itu.
Padahal, loyalis Anies itu mengatakan kalau Presiden Joko Widodo atau Jokowi lah yang seharusnya disalahkan. Sebab, sebelum Anies memberikan IMB, Jokowi telah memberikan KTP bagi warga pendatang yang bermukim di kawasan tersebut.
"Jokowi memberi KTP dan bentuk RT/RW di kampung tersebut," kata Geisz melalui akun Twitter @GeiszChalifah dikutip Selasa (7/3/2023).
Setelah itu, Anies meneruskannya dengan IMB kepada warga supaya mendapatkan pelayanan kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik.
Menurutnya, ada atau tidaknya IMB, warga akan tetap tinggal disitu. Ia begitu kesal karena melihat Anies yang menjadi objek untuk disalahkan.
"Terjadi kebakaran. Salah Anies karena beri IMB," tegasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Gerindra: Mau Rabu Pon, Pahing Atau Legi, Reshuffle Kabinet Urusan Jokowi
Berita Terkait
-
Pulihkan Trauma dan Atasi Kejenuhan, Kolinlamil Ajak Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Naik Kapal Perang
-
Jubir Erick Thohir Belum Mau Terbuka Soal Total Nilai Bantuan untuk Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Hari Ini Komisi VII DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Gerindra: Mau Rabu Pon, Pahing Atau Legi, Reshuffle Kabinet Urusan Jokowi
-
CEK FAKTA: Hakim PN Jakpus Akui Putuskan Pemilu 2024 Ditunda karena Diperintah Jokowi, Benarkah?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor
-
Nasib Adies Kadir di MK di Ujung Tanduk? MKMK Segera Putuskan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik
-
Fakta Mengejutkan di Balik Tren Padel Jakarta: 185 Lapangan Tak Punya Izin Dasar
-
Kapan Pastinya THR ASN 2026 Cair? Ini Bocoran dari Menkeu Purbaya
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
-
Bayang-Bayang Perang: 12 Jet Tempur Amerika Mendarat saat Iran-AS Bersiap Berunding di Jenewa
-
Debt Collector Penusuk Advokat Ditangkap di Semarang, Polisi Selidiki Motif
-
Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala