NTB.Suara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan potensi kerugian negara Rp 4,5 triliun dari berbagai proyek tol yang dikerjakan sejak 2016.
Pembangunan tol sepanjang 2.923 km dengan nilai investasi Rp593,2 triliun menurut KPK memiliki potensi korupsi yang tinggi jika tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah.
“Banyak titik rawan korupsi disebabkan oleh lemahnya akuntabilitas lelang, benturan kepentingan, dan tidak BUJT yang tidak melaksanakan kewajiban,” penjelaskan KPKM melalui akun resmi @KPKRI.
KPK melihat proses perencanaan pembangunan jalan tol yang masih menggunakan aturan lama yang tidak mempertimbangkan perspektif baru seperti kompetisi ruas tol dan alokasi dana pengadaan tanah.
Kemudian proses lelang yang dilakukan pemerintah tidak memuat informasi detail tentang kondisi teknis di lapangan, sehingga pemenang tender yang akan mengerjakan proyek tersebut harus banyak melakukan penyesuaian yang mengakibatkan proyek akan tertunda.
Kontraktor jalan tol yang 61 persen didominasi oleh BUMN menurut KPK sangat berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, terutama dalam proses pengadaan jasa konstruksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa
-
Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya