NTB.Suara.com - Dua orang anak berusia 17 tahun, yakni GM dan SP harus mendekam di sel tahanan Polsek Sumbawa, NTB. Keduanya melakukan pelemparan senjata tajam jenis pedang ke seseorang.
"Kami menangkap keduanya di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, pada Kamis (9/3/2023) pukul 21.30 Wita,". kata Kapolres Sumbawa melalui Kasi Humas AKP Sumardi.
Kronologis pelemparan pedang berawal dari GM mengendarai sepeda motor bersama SP, pada Rabu (8/9/2023).
Saat di depan dealer Astra Simpang Blok M Kelurahan Seketeng, keduanya melihat korban bernama Boreng.
Spontan terduga pelaku SP melemparkan pedang ke arah korban yang merupakan karyawan dealer Astra. Beruntung pedang tersebut meleset.
Melihat sasarannya meleset, kedua terduga pelaku melarikan diri.
Korban keberatan
Atas peristiwa yang menimpanya, Boreng melapor ke Polsek Sumbawa. Tidak butuh waktu lama, anggota polisi berhasil menangkap kedua terduga pelaku.
"Aksi kedua terduga pelaku terekam CCTV, sehingga kami dengan mudah mengetahui identitas kedua pelaku," terang Sumardi.
Polsek Sumbawa memperoleh informasi bahwa terduga pelaku SP memiliki dendam kepada korban.
Baca Juga: Niat Ajak Indra Bekti Umroh Bareng Gagal, Ashanty Ungkap Alasannya
Korban kerap ngebut dan menggeber kendaraannya saat melintas di desa. Hal itu membuat terduga pelaku SP emosi. Terduga pelaku dan korban berasal dari desa yang sama.
Atas perbuatannya, kedua terduga pelaku yang masih anak-anak dalam penanganan Unit PPA Polres Sumbawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
-
Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi