NTB.Suara.com - Menkopolhukam Mahfud MD menyinggung anggota DPR RI Arteria Dahlan yang melontarkan wacana potensi pidana terhadap Mahfud MD karena membocorkan soal transaksi mencurigakan Rp349 Triliun di Kementerian Keuangan.
Mahfud menegaskan posisinya sebagai ketua Pencegahan dan Pemberantasan TPPU memiliki kewenangan penuh untuk membongkar kasus pencucian uang di berbagai lembaga. Mahfud menegaskan dia diangkat oleh Presiden untuk memimpin tim khusus tersebut.
Mahfud menyebut Arteria Dahlan sudah berlebihan akan mempolisikan dirinya karena mengumumkan adanya transaksi mencurigakan tersebut ke publik melalui media massa. Mahfud pun menantang Arteria Dahlan untuk melaporkan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan karena selalu memberikan laporkan ke Menkopolhukam selaku ketua tim.
“Berani nggak saudara Aretria bilang begitu ke Kepala BIN, pak Budi Gunawan, pak Budi itu anak buah Presiden, tapi setiap minggu lapor ke Menkopolhukam soal data intelijen. Coba berani ndak saudara bilang ke pak Budi Guni Gunawan menurut pasal 44 ada ancaman 10 tahun penjara karena lapor ke Menkopolhukam,” kata Mahfud dilansir dari Channel Youtube Komisi III.
Mahfud menjelaskan akibat ancaman pidana yang dilontarkan oleh Arteria Dahlan, Polisi akan memanggil Arteria karena sudah ada yang melaporkan Mahfud MD ke Polisi terkait dugaan pelanggaran kewenangan tersebut.
“Bonyamin dari Maki sudah membuat laporan ke Polisi, meskipun dia guyon, nanti katanya pak Arteria yang akan dipanggil untuk menjelaskan mana pelanggarannya,” kata Mahfud. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan