NTB.Suara.com - Nusa Tenggara Barat memiliki banyak tokoh pejuang kemerdekaan yang memiliki peran penting pada perjuangan mencapai kemerdekaan maupun saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Salah satu tokoh kebanggan NTB adalah Laksamana Madya (TNI) HL. Abdul Kadir Manambai yang merupakan jenderal angkatan laut pertama kelahiran Sumbawa, NTB. Lalu Manambai lahir di Sumbawa pada 1928 atau tepatnya saat Belanda masih berkuasa di Indonesia.
Laksamana Manambai memiliki karir yang sangat cemerlang di Angkatan Laut. Dia memulai karir sebagai Komandan Komando Kapal Selam Angkatan Laut RI. Pada masa revolusi fisik mempertahankan kedaulatan, Manambai memiliki andil besar di beberapa pertempuran, menurut Bupati Sumbawa Jamaludin Malik, Manambai terlibat langsung dalam peristiwa heroik 10 november 1945.
“Kalau baca riwayat beliau, beliau terlibat langsung dalam peristiwa 10 November di Surabaya. Ikut berjuang, kemudian menjadi Jenderal pertama dari Sumbawa bahkan NTB,” kata Jamaludin dilansir dari youtube channel Industri kreatif film yang merekam jejak Laksamana Manambai melalui film dokumenter..
Selain peristiwa 10 November, operasi penting yang dijalankan Manambai dan bisa disebut operasi berani mati saat dia membawa kapal selam tanda persahabatan Rusia - Indonesia. Kapal selam tersebut diberikan oleh pemerintah Rusia untuk membantu Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya. Manambai diberikan tugas khusus oleh Bung Karno untuk memimpin pelayaran kapal selam dari Rusia ke Indonesia dan operasi tersebut berjalan sukses.
Laksamana Manambai juga aktor penting dalam operasi pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda, menurut sejarawan asal Sumbawa, Nurdin Ranggabarani, Laksamana Manambai memimpin operasi kapal selam di laut arafuru.
Kemampuan Laksamana Manambai mengoperasikan kapal selam tidak hanya membuat kagum masyarakat Indonesia saat itu, bahkan Angkatan Laut Amerika juga mengakui kemampuannya sehingga US Navy Seal menganugerahkan Submarine Qualification Certificate yang langsung diserahkan kepada Laksamana Manambai oleh Komandan Komando Kawasan Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat, Admiral Jhon S. Mc Cain Jr, pada tanggal 21 November 1968.
Jabatan tertinggi Laksamana Manambai di angkatan laut adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal). Di zaman Soeharto dia terus mengabdi untuk bangsanya sebagai Duta Besar Luar Bisa Berkuasa Penuh untuk Tanzania, Zambia dan merangkap negara Afriak Timur. Jabatan terakhirnya di pemerintah adalah Wakil Kepala Otorita Asahan pada 1984 - 1989. Manambai meninggal di Jakarta pada 15 Februari 1995 dan dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Daftar Resmi Long Weekend Agustus 2026, Catat Tanggal Libur Panjang Bulan Depan!
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu
-
Harapan Baru Kesejahteraan Guru Setelah MK Pisahkan Dana MBG dari Pos Pendidikan
-
4 Facial Wash Centella Asiatica Terbaik Sesuai Klaim dan Review Pembeli
-
5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
-
9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman
-
Menkes Budi Dorong Pengembangan Bedah Robotik Nasional, Dokter Ungkap Peluang Pembiayaan BPJS
-
Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA
-
Posko Pengaduan Rakyat, Harapan Baru bagi Warga Bersengketa Tanah di Jakarta
-
Review Film The Devil's Mouth: Teror Hiu Ganas di Gua Bawah Air Thailand!