Suara.com - Pada tanggal 4 April 2023, Kremlin mengeluarkan peringatan bahwa Rusia akan mengambil tindakan balasan atas keputusan Finlandia yang bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Kremlin menganggap bahwa keputusan ini dapat memperburuk situasi dan mengganggu keamanan serta kepentingan Federasi Rusia.
Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin, mengatakan bahwa tindakan balasan akan diambil untuk memastikan keamanan taktis dan strategis Rusia, namun tidak menjelaskan jenis tindakan yang akan diambil. Peskov juga menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Rusia akan memantau aktivitas NATO di Finlandia.
“Percayalah, militer kami akan memberi tahu kami tentang segala sesuatunya tepat pada waktunya. Kami akan mencermati apa yang terjadi di Finlandia, bagaimana blok Atlantik Utara ini mengeksploitasi wilayah di Finlandia dengan menempatkan senjata, sistem, dan infrastruktur yang mendekati perbatasan kami yang berpotensi mengancam kami," tandas Peskov, dikutip dari Anadolu via Antara.
"Tindakan balasan diambil tergantung kepada ini semua," sambung dia.
Finlandia memutuskan bergabung dengan NATO setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022 yang ditempuh Moskow untuk mencegah Ukraina bergabung dengan aliansi militer pimpinan AS itu.
Pada Selasa (4/4/2023), Finlandia resmi menjadi anggota ke-31 NATO dan mengakhiri posisi netralnya selama puluhan tahun.
Karena Finlandia memiliki perbatasan sepanjang 1.340 kilometer dengan Rusia maka perbatasan NATO dengan Rusia bertambah menjadi hampir dua kali lipat.
Baca Juga: Gawat! Aktivitas Fasilitas Nuklir Korut Naik, Siap Bantu Rusia Gempur Ukraina?
Tag
Berita Terkait
-
Brazil, Russia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan Bikin Kelompok Ekonomi, Siap Terbitkan Mata Uang Baru?
-
CEK FAKTA: Uni Eropa Minta Perlindungan NATO karena Takut Ancaman Republik Indonesia?
-
Sentil Dukungan Barat untuk Ukraina, Rusia: Ciptakan Negara Teroris!
-
CEK FAKTA: Enam Negara Termasuk Rusia Hormati Indonesia Tolak Timnas Piala Dunia U-20 Israel, Mungkinkah?
-
Gawat! Aktivitas Fasilitas Nuklir Korut Naik, Siap Bantu Rusia Gempur Ukraina?
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura