Larutan kedua bahan tersebut akan menghasilkan busa dengan volume mencapai 10 kali lipat.
Alat pemadam api jenis ini sangat efektif untuk pemadaman kebakaran kelas B.
Kebakaran kelas B yakni berasal dari bahan cair yang mudah terbakar seperti minyak, solvent, alkohol, dan sebagainya. Selain untuk kebakaran kelas B, Foam AFFF juga bisa digunakan untuk memadamkan api kelas A.
Pemadaman api dengan menggunakan busa ini dapat mencegah oksigen yang menjadi unsur penting dalam terjadinya kebakaran, agar tidak ikut dalam reaksi rantai kimia.
- Jenis Tepung Kimia Kering (Dry Chemical Powder)
Alat pemadam api jenis kimia kering atau dry chemical powder berasal dari kombinasi dari dua bahan kimia yang dicampurkan.
Dua bahan kimia yang digunakan yakni Sodium Bikarbonat dan Natrium Bikarbonat, serta gas nitrogen sebagai pendorong.
Dry chemical powder merupakan jenis alat pemadam api yang serbaguna, sebab dapat memadamkan kebakaran hampir di semua kelas seperti A (non-logam), B (minyak), dan, C (listrik).
Selain dry chemical powder, ada pula alat pemadam api jenis metal-dry powder yang berasal dari campuran Sodium, Potasium, dan Barium Chloride.
Baca Juga: Persis Solo vs Persebaya Surabaya, Pemain yang Jadi Biang Kekalahan Lawan Persija Starter Lagi?
Alat pemadam api jenis ini dapat digunakan untuk pemadaman kebakaran kelas D (logam) seperti Magnesium, Titanium, Zirconium, dan sebagainya.
- Jenis Halon
Alat pemadam api jenis gas Halon umumnya terdiri dari beberapa unsur kimia seperti chlorine, fluorine, bromine, dan iodine.
APAR jenis ini cocok digunakan untuk pemadaman api kelas B dan C, yakni kebakaran oleh cairan yang mudah terbakar dan peralatan listrik bertegangan.
- Jenis CO2
APAR dengan jenis CO2 ini efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B (minyak) dan C (listrik).
Alat pemadam api jenis ini cocok untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di dalam ruangan (indoor).
Demikian informasi seputar alat pemadam api ringan (APAR) beserta jenis dan penggunaannya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Clara Shinta Batal Bercerai Kesepakatan Perdamaian Jadi Alasan, Apa Isinya?
-
Scary Movie 6 Resmi Kembali! Reuni Core Four yang Siap Mengocok Perut Sampai Kram
-
5 Two Way Cake yang Anti Dempul Menurut Ulasan Pembeli: Coverage Bagus, Menahan Minyak, dan Awet
-
9 Jadwal Piala Dunia 14-15 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Belanda vs Jepang
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini