NTB.Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong ramai dibicarakan publik pecinta sepakbola Indonesia setelah federasi sepakbola Indonesia, PSSI berencana menghapus warisan sang pelatih yakni pemusatan latihan (TC) jangka panjang.
Terpantau di berbagai lini media sosial mulai banyak yang mempertanyakan soal kebijakan TC jangka panjang Shin Tae Yong yang bakal dihapus oleh PSSI.
Warganet juga mulai mempertanyakan mengenai nasib kontrak Shin Tae Yong di Timnas Indonesia yang akan habis tahun ini.
Seperti diketahui Shin Tae-yong memang sering menerapkan kebijakan TC jangka panjang dalam mempersiapkan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia dalam menghadapi sebuah event sepakbola internasional.
Kebijakan tersebut sempat memantik protes dari beberapa pelatih klub Liga 1 yang harus kehilangan pemainnya dalam waktu cukup lama karena mengikuti program TC jangka panjang tersebut.
Salah satunya adalah Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll yang sempat bersitegang dengan Shin Tae-yong soal TC jangka panjang tersebut.
Kini dalam waktu dekat PSSI berencana menghapus program TC jangka panjang dan mempercayakan pengondisian pemain kepada klub.
Hal tersebut diutarakan oleh Direktur Teknis (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri yang menyebut jika pemain mendapat menit bermain yang cukup di klub maka TC jangka panjang dianggap tidak relevan lagi.
“Di dunia manapun kan pemain-pemain itu besarnya di klub. PSSI akan berusaha ke depan, TC jangka panjang tidak akan dilakukan lagi,” ujar Indra Sjafri dikutip NTB.Suara.com dari Suara.com, Minggu (9/4/2023).
Baca Juga: Tampil Memukau di Jeonnam Dragons, Bek Didikan Shin Tae Yong Asnawi Mangkualam Banjir Pujian
Indra Sjafri berkaca dari metode pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 yang saat ini di bawah kendalinya untuk menghadapi SEA Games 2023 mendatang.
Eks pelatih Timnas Indonesia U-19 itu bersepakat dengan para pelatih tim Liga 1 tidak akan memaksa pemain mengikuti TC jangka panjang selama mendapat menit bermain yang cukup di klub.
“Sesuai dengan kesepakatan pelatih klub, kalau dia bermain reguler silahkan bermain di klubnya,” imbuhnya.
Wacana tersebut memantik spekulasi soal masa depan Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia.
Diketahui eks pelatih Timnas Korea Selatan itu masih memiliki sisa kontrak dengan PSSI hingga Desember 2023 mendatang.
Meski belum ada statement resmi dari PSSI soal masa depan Shin Tae Yong, Namun ada kemungkinan kontraknya akan diperpanjang oleh PSSI seiring dengan tidak adanya sanksi berat dari FIFA pasca dibatalkannya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. (Mf Ifta/*).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3
-
Sinopsis Film Backrooms: Teror Ruangan Kosong yang Penuh Gore dan Misteri