NTB.Suara.com - Persib Bandung dibantai oleh Persita Tangerang, sang kapten ungkap penyebabnya.
Ahmad Jufriyanto mengaku Persib Bandung sulit berkembang saat melawan Persita pada Minggu (9/4/2023).
Karena sulit berkembang, Persib harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Persita.
Kekalahan tersebut menjadi yang paling buruk selama Persib dilatih oleh Luis Milla. Terakhir Persib kalah telak 1-5 dari PSM Makassar pada putaran pertama.
Tapi saat itu Luis Milla belum mendampingi Persib di pinggir lapangan.
Achmad Jufriyanto juga mengakui jika Persita tampil lebih bagus daripada timnya. Kunci sukses dari Persita adalah mampu membaca pertandingan dan bagaimana meredam permainan Persib.
"Menurut saya mereka lebih mengerti bagaimana memandang pertandingan malam ini," ujar Achmad Jufriyanto dikutip dari laman resmi klub dikutip pada Senin (10/4).
"Mereka memulai pertandingan sangat agresif dan mereka tahu apa yang mereka lakukan sehingga kami sulit berkembang."
Hasilnya pada babak pertama, Persib sudah tertinggal dua gol dari Persita. Sayang, Achamd Jufriyanto dkk tidak bisa bangkit pada babak kedua.
Baca Juga: Alami Cedera saat Syuting, Aktor Zhang Jin Dilarikan ke Rumah Sakit
Bahkan Persib harus kebobolan dua gol lagi, hingga di akhir pertandingan Maung Bandung tertinggal 0-4 dari Persita.
"Babak kedua kami coba membalikan keadaan tapi itu semua tidak berhasil."
Sedang Pelatih Persib Bandung, Luis Milla mengaku tidak memahami kenapa timnya kalah dari Persita.
Padahal pada pekan ke-32 ketika melawan Persis Solo, Marc Klok dkk tampil cukup bagus.
"Saya belum tahu masalahnya apa karena harus berbicara dengan pemain," ujar Luis Milla dikutip dari laman resmi klub.
"Kemarin saat melawan Persis Solo, pemain begitu punya sikap, karakter, daya juang yang sangat bagus buat tim kami, tapi sekarang berubah," terang Luis Milla.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat