NTB.Suara.com - Aksi keji Mbah Slamet dalam modus penggandaan uang yang dilakukannya menggemparkan tanah air. Bagaimana tidak, pembunuhan terhadap 12 korban dilakukan secara rapi dan sadis. Korban yang menyetor uang mulai dari Rp 40 juta hingga Rp 50 juta dijanjikan Slamet akan menerima uang berlibat ganda, hingga menyentuh miliaran rupiah. Namun nyatanya, korban diracuni oleh racun ikan potasium, bahkan terdapat korban selamat yang dikubur hidup-hidup olehnya.
Belum lama ini, jurnalis dari Suara.com berkunjung ke daerah asal Mbah Slamet di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara. Ia pun mendapat kesempatan untuk masuk dan berbincang dengan Seneh, Isteri Mbah Slamet yang telah berumah tangga selama seperempat abad atau 25 tahun lamanya.
Meskipun demikian, Seneh (49) mengaku tak mengetahui dengan jelas pekerjaan sang suami selama ini. Ia hanya mengetahui bahwa sang suami kerap keluar kota untuk menjalani pekerjaannya.
“Saya kaget karena waktu kejadian saya gak tahu. Ada tamu yang telah dipateni (dibunuh) kan nggak dibawa ke rumah ini, saya enggak tahu,” jelas Seneh yang dikutip pada Suara.com pada Minggu (09/04/2023).
Saneh pun tak menyangka dan terkejut ketika mendapati sang suami yang adalah pembunuh berdarah dingin. Walaupun demikian, ia merasa lega lantaran Slamet telah diamankan polisi.
Fakta lain pun terungkap, kala Saneh memaparkan bahwa dirinya sudah tidak dinafkahi oleh sang suami setahun belakangan ini.
“Sudah satu tahun malah saya ditelantarkan," ucap Seneh.
“Setahun terakhir jarang pulang ke rumah, sejak kenal sama orang Pagentan itu. Saya tidak tahu kos-kosannya di mana,” lanjutnya.
Kini, Saneh dan anaknya yang berusia 14 tahun tinggal di kediamannya yang berada di Banjarnegara. Mereka harus menanggung cibiran dan sanksi sosial dari masyarakat sekitar akibat ulah sang suami.
Baca Juga: Prediksi Ancelotti Soal Final Liga Champions, Paling Ideal Adalah Real Madrid dan AC Milan?
Sebelumnya, sosok Mbah Slamet viral lantaran praktik perdukunannya yang menewaskan 12 korban. Mbah Slamet menjanjikan korban sejumlah uang dan membuat mereka mendatangi kediamannya untuk menagih uang tersebut. Kesempatan itulah yang dijadikan Slamet untuk melancarkan aksinya. (M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026