NTB.Suara.com – Kim Wonsik atau lebih dikenal sebagai Ravi resmi dikeluarkan dari grup VIXX atas kasus calo wajib militer (wamil) yang dilakukannya beberapa waktu lalu.
Ravi merupakan seorang rapper dalam grup VIXX dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Korea Selatan selama 2 tahun penjara atas kasus penggunaan calo wamil.
Terkait tindak pidana yang dilakukan Ravi, agensi VIXX Jellyfish Entertainment merilis pernyataan resmi pada Senin (11/04/2023):
“Halo. Ini Jellyfish Entertainment.
Kami dengan tulus berterima kasih kepada para penggemar yang mendukung VIXX, dan kami menginformasikan kepada kalian tentang kepergian anggota Ravi dari VIXX.
Setelah berdiskusi dengan hati-hati antara Ravi dan agensi, diputuskan bahwa dia akan meninggalkan tim mulai hari ini.
Kami sangat meminta maaf karena menyebabkan masalah bagi para penggemar yang mendukung VIXX.”
Dilansir dari Soompi, kasus Ravi diketahui sejak penangkapan sekelompok broker atas tuduhan korupsi untuk menghindari wajib militer.
Hal ini dilakukan dengan cara menunjuk klien mereka ke ahli saraf di salah satu rumah sakit besar di Seoul agar memberikan klien diagnosis medis epilepsi palsu. Melalui cara tersebut, maka klien dapat dibebaskan dari wajib militer atau menerima kewajiban militer yang lebih rendah.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Antara Peta dan Muka, Ada yang Menjadi Ciri si Cerdas! Pilih Salah Satu
Broker tersebut kemudian dilaporkan mempromosikan diri dengan mengatakan bahwa ada seorang rapper terkenal yang menggunakan layanan mereka, yaitu Ravi.
Hari ini, Pengadilan Seoul Selatan menggelar persidangan agenda pembacaan tuntutan jaksa untuk 8 orang termasuk Ravi, Nafla yang merupakan rekan satu labelnya , dan co-CEO label GROOVL1N Mr. Kim dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Dinas Militer.
Nafla dituntut 2,5 tahun penjara, sedangkan Mr. Kim dituntut 2 tahun penjara seperti Ravi. (*/Haryo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
Terkini
-
DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset
-
Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka
-
Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?
-
Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti
-
Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal
-
Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo
-
Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional