NTB.Suara.com - Usai resminya Ganjar Pranowo turut serta sebagai calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024 yang diusung PDI Perjuangan, kini banyak yang mempertanyakan elektabilitasnya setelah polemik Piala Dunia U-20 kemarin.
Pasalnya, Ganjar Pranowo dengan ketegasannya menolak kehadiran Timnas Israel dalam ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia dapat sorotan dari publik.
Pakar politik sekaligus Dekan Fisipol UGM Wawan Mas'udi beberkan hasil pengamatannya terkait sikap Gubernur Jawa Tengah tersebut. Menurutnya, langkah yang diambil Ganjar Pranowo itu justru sangat bergantung pada sudut pandang.
"Itu blunder atau tidaknya tergantung perspektif. Apabila dari sisi PDIP, yang disampaikan Pak Ganjar adalah ideologi geopolitiknya PDIP yang memang hingga saat ini menegaskan bahwa apa yang dilakukan Israel di Palestina merupakan bentuk kolonialisme atau penjajahan," seperti dikutip dari Jogja.Suara.com Minggu (23/4/2023).
Menurut Wawan, sikap yang dipilih Ganjar itu justru adalah sebuah kesempatan untuk mendapatkan restu dari internal PDIP dan mempertegas sikap ideologisnya yang sejalan dengan partai.
"Sehingga pernyataan Ganjar itu kalau bagi internal PDIP merupakan tes ideologis dan Pak Ganjar lolos lah dalam tes tersebut," jelas Wawan.
Pakar politik UGM itu juga menyebutkan bahwa penetapan Ganjar sebagai capres lebih awal diumumkan adalah salah satu strategi PDIP. Hal ini berguna agar Ganjar Pranowo memiliki waktu lebih banyak untuk menarik kembali simpati publik, terutama penggemar sepakbola.
Di tambah lagi, menurut hasil pengamatan Wawan, Ganjar Pranowo yang memiliki waktu lebih banyak untuk mendekati milenial dan penggemar sepakbola itu berpotensi meningkatkan elektabilitasnya seperti semula.
"Jadi ini masih banyak ruang lah untuk memperbaiki situasi usai gagalnya Indonesia jadi tuan rumah di Piala Dunia U-20, jika itu dianggap sebagai blunder oleh sebagian publik," jelas Wawan Mas'udi.(*/Haryo)
Baca Juga: Diusung Jadi Capres PDIP, Ini Sejumlah Prestasi Ganjar Pranowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati