NTB.Suara.com – Seperti sebuah dejavu, perbuatan penganiayaan kembali dilakukan oleh AH, putra AKBP Achiruddin Hasibuan terhadap Ken Admiral.
Kali ini tindak penganiayaan yang dilakukan justru atas ijin dari sang ayah yang notabene seorang perwira kepolisian. Bertindak sok jagoan, ternyata Achiruddin Hasibuan tak terlalu berani melaporkan seluruh kekayaan yang dimilikinya.
Netizen menyorot Harley dan jeep Rubicon berwarna merah miliknya yang kerap dipamerkan di media sosial tidak tercantum di laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada tahun 2021 silam.
Pada LHKPN atas nama Achiruddin Hasibuan tercatat total harta yang dimilikinya sebesar Rp 467.548.644. Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 46.330.000. Adapun alat transportasi yang tercatat hanya mobil Toyota Fortuner Minibus tahun 2006 se nilai Rp 370.000.000.
Kejadian serupa pernah dialami oleh Mario Dandy yang menganiaya David. Selanjutnya publik menyoroti harta kekayaan sang ayah, Rafael Alun Trisambodo sebab sang putra kerap pamer motor gede dan Rubicon.
Netizen kemudian membongkar banyak bukti baru yang akhirnya Rafael Alun kini dicopot dari jabatannya dan menjadi tersangka KPK.
Achiruddin Hasibuan kini telah dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut. Saat netizen penasaran dengan harta kekayaan yang belum terungkap semuanya, maka bisa jadi Achiruddin akan bernasib sama seperti Rafael Alun Trisambodo.(M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia