NTB.Suara.com - Belakangan ini cuaca ekstrem sedang dirasakan oleh hampir seluruh orang di belahan bumi.
Hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang turut merasakan cuaca ekstrem terutama panas terik di siang hari.
Cuaca panas terik di siang hari ini menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi akibat adanya gerak semu matahari yang sudah menjadi siklus tahunan.
Perlu diketahui bahwa ada banyak persiapan yang harus dilakukan untuk menghadapi cuaca ekstrem panas tersebut.
Misalnya dengan mengkonsumsi air dalam jumlah yang cukup agar terhindar dari dehidrasi atau berdiam diri pada ruangan ber-AC agar badan terasa sejuk.
Lebih lanjut, hal lain yang tidak kalah penting dari mendinginkan fisik, yakni hadapi segala ketetapan cuaca yang telah Allah SWT berikan dengan keadaan hati yang dingin.
Dikutip NTB-Suara.com dari Kanal Indo Pop.matamata.com ada beberapa doa yang dapat ditunaikan selepas waktu shalat wajib atau di waktu tertentu agar hati kita lebih dingin dan damai sehingga ikhlas menjalani keseharian.
1. Doa Agar Selamat dari Cuaca Panas
"Allahumma Khaffif ‘Anna wa ‘ani al-Muslimiin, Allahumma qina syarra haadza al-harr, wahminaa minhu wa mimmaa yamilu min adzaa, Allahumma Laa Taj’al fiihi al-maradh wa laa al-halaak li ahadin min ‘ibaadika. Allahumma khaffif haraarata as-syamsi, wa atsarahaa ‘alaynaa. Allahumma ajirnaa min naari jahannama yaa Rahiim. Allahumma Ajirnaa min harri jahannama yaa Ghaafira ad-dzanb, wa Qaabila at-taubah, Ya Ghafuur, Ya Rahiim."
Baca Juga: 8 Rekomendasi Aplikasi Mempercantik Foto Profil di Aplikasi WhatsApp Tanpa Ribet
Artinya:
"Ya Allah, ringankanlah dari kami dan kaum muslimin. Ya Allah, selamatkan kami dari bahaya panas ini, lindungilah kami dari panas ini dan dari penyakit yang dibawanya. Ya Allah jangan engkau jadikan pada panas ini penyakit dan kebinasaan bagi siapapun dari para hamba-Mu. Ya Allah, ringankanlah panas matahari ini dan dampaknya bagi kami. Ya Allah, selamatkan kami dari api neraka wahai Yang Maha Pengasih. Ya Allah, selamatkan kami dari panas neraka wahai Yang Maha Mengampuni dosa, Maha Menerima taubat.Wahai Allah Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih."
2. Doa Agar Turun Hujan
"Allahummasqina ghaitsan mughitsan mariam mari'a, nafi'an ghaira dlarrin, 'ajilan ghaira ajilin."
Artinya:
"Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, hujan yang lebat merata, mengairi, menyuburkan, bermanfaat tanpa mencelakakan, segera tanpa ditunda."
3. Doa Meminta Pertolongan
"Allhumma agitsn, allhumma agitsn."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS
-
Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?
-
Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan
-
Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih
-
Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control
-
BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan
-
Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri
-
Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial