NTB.Suara.com – Pria Pakistan banyak beralih memakai minyak kadal gurun untuk memperkuat stamina seksual mereka, usai pelarangan Viagra di negaranya.
Banyak pria berburu balsam ‘sanda tael’ yang terbuat dari kadal berduri jenis Hardwicke, lantaran stigma impotensi dan ketidaksuburan menjadi paradigma negatif di tengah masyarakat.
Beberapa pelanggan merasakan khasiat kadal gurun untuk menambah vitalitas seksual mereka, seperti yang diungkapkan Sultan Mehmood (62) yang telah memakai produk tersebut selama 30 tahun dan mengaku minyak kadal gurun “berfungsi ajaib”.
Bahkan seorang pedagang Yasir Ali, mengklaim memiliki pelanggan tetap dari berbagai negara mulai dari Arab Saudi, Dubai, Sharjah, Malaysia dan beberapa negara di Afrika. Obat tersebut rupanya juga mempunyai khasiat lain untuk sakit punggung, linu panggul, nyeri sendi dan rambut rontok.
Namun pelanggan lain seperti Muhammad Azam mengeluh obat tersebut tidak berguna apapun pada dirinya. Dokter Islamabad, Ahmad Shahab perdagangan obat kadal gurun terus laris sebab memanfaatkan seksualitas yang tabu dan konservatif di Pakistan.
“Itu benar-benar sampah dan tidak ada kebenaran dalam klaim bahwa minyak itu membantu,” kata Shahab dikutip dari scmp.com (28/4/2023).
Seks merupakan aktivitas yang membuat orang penasaran di seluruh dunia, dan para dukun memanfaatkan kondisi tersebut. Peneliti senior dan manajer konservasi WWF Jamshed Iqbal Chaudhry setuju bahwa klaim khasiat penyembuhan adalah “benar-benar salah dan tidak ada kebenarannya”.
Itulah informasi seputar minyak kadal gurun yang diklaim bisa meningkatkan stamina pria.(M.Iqbal/*)
Baca Juga: BNI Catat Pertumbuhan Transaksi LCS Sebesar 44,2%
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring