NTB.Suara.com – Panji Gumilang sebagai pimpinan pondok Pesantren AL Zaytun kembali menuai kontroversi.
Pasalnya, sebuah video kembali beredar yang membuat geger warganet saat dirinya mengajak mengucapkan salam Yahudi dalam bentuk nyanyian.
Video tersebut menayangkan cuplikan peringatan acara satu suro atau 1 Muharam yang tampaknya digelar di dalam pondok Al Zaytun, Panji Gumilang.
“Saya mengajak saudara untuk mengucapkan salam yang tidak Assalamalaikum saja,” ujar Panji Gumilang dikutip dari YouTube Arek Pati, Sabtu (6/5/2023).
Para hadirin diminta berdiri, termasuk tamu undangan yaitu Lucky Hakim yang saat itu masih menjabat sebagai wakil Bupati.
Tampak jelas raut wajah Lucky Hakim yang mulai berubah kebingungan ketika diminta mengucapkan salam yang aneh.
“Havenu Shalom Alehem,” kata Panji Gumilang mencontohkan salam yang akan dinyanyikan bersama audiens.
Lucky Hakim berusaha tenang dan mengikuti menyanyikan salam yang dilantunkan oleh Panji meski ekspresinya masih tampak terkejut.
Salam tersebut diketahui merupakan salam yang ditujukan kepada orang-orang Yahudi. Pimpinan AL Zaytun sudah mengatakan di awal setelah membuka dengan Assalamualaykum, dirinya mengajak peserta mengucapkan salam untuk saudaranya.
Baca Juga: Sikap Bawaslu Disorot Tajam: Dinilai Lembek ke Ganjar, Tapi Keras ke Anies
AL Zaytun dikenal mengedepankan toleransi beragama. Dimana video yang beredar sebelumnya juga menampilkan keberadaan orang Nasrani di tengah shaf shalat Idul Fitri.
Kali ini tampaknya toleransi yang dijunjung oleh AL Zaytun sudah kebablasan, hingga meminta peserta seluruhnya berdiri dan menyanyikan salam Yahudi yang jelas tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!