NTB.Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mempersiapkan konsep baru penyelenggaraan suatu pertandingan yang lebih baik, aman dan nyaman bagi penonton, termasuk penyelenggara serta klub sepak bola .
Hal itu disampaikan Asisten Operasi Kapolri (Asops) Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendy, setelah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menerima jadwal Liga 1 Indonesia Musim 2023/24.
Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa pembahasan dari aspek keamanan akan menjadi dampak penyelenggaraan yang profesional.
Upaya tersebut bertujuan untuk mewujudkan era baru sepak bola Indonesia yang lebih maju dan berkelas dunia.
“Mari kita bersama wujudkan era baru menjadi persepakbolaan Indonesia yang maju dan berkelas,” ucapnya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (11/505/2023).
Adapun jadwal pembahasan rumusan konsep baru penyelenggaraan Liga Indonesia, akan dibahas setelah kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN.
Pembahasannya dimulai secara internal di institusi Polri terlebih dahulu, setelah itu dibahas bersama-sama dengan para pihak terkait, khususnya PSSI dan PT LIB selaku operator liga.
“Polri akan membahas internal terlebih dahulu, baru nanti ditentukan pembahasan secara bersama-sama setelah selesai KTT ASEAN di Labuan Bajo,” pungkas Agung.
Baca Juga: Cek Fakta: Innalillahi, Angelina Sondakh Meninggal karena Sakit Kemarin
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- 10 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Bank Mandiri Terdekat di Jakarta
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
Terkini
-
Sosok 2 Anak Fadia Arafiq yang Diduga Terlibat Korupsi, Jadi Direktur Dadakan Tilap Miliaran
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Dari Pondok Mertua ke Rumah Sendiri, Panduan Lengkap BRI KPR untuk Generasi Milenial
-
Trailer Kena: Bridge of Spirits Beredar, Siap Rilis di Nintendo Switch 2
-
Ajukan Gelar Perkara Khusus ke Bareskrim, Nabilah OBrien Lawan Status Tersangka Kasus CCTV Resto
-
Stop Adaptasi, Wujudkan Kebebasan Finansial Rumah Sendiri dengan Pengajuan BRI KPR
-
2 Kriteria Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia Bocor ke Publik
-
Dery Syahputra Raeger Tagih Honor Bertahun-tahun ke MNC Group, Tandai Akun Hary Tanoe
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Aksi Bentang Bendera Iran Warnai Kebebasan Delpedro Marhaen Cs dari Dakwaan Kasus Aksi Agustus