NTB.Suara.com- Bos yang juga komisaris PSIS Semarang Junianto menggratiskan pengobatan tukang bakso yang alami kecelakaan dengan ojol.
Komisaris PSIS Semarang Junianto menggratiskan pengobatan setelah mendapatkan kabar jika si tukang bakso ini dirawat di rumah sakit miliknya Charlie Hospital.
Si tukang bakso alami luka bakar akibat tersiram kuah bakso dagangannya.
Awalnya pemilik 30 persen saham PSIS Semarang ini mendapatkan banyak pesan di instagramnya mengenai peristiwa kecelakaan tukang bakso vs ojol.
"Izin melaporkan bapak anto, Tn ponidi usia 56th. Alamat: tampingan boja. Luka bakar akibat tersiram kuah bakso saat akan berjualan ke arah SD Tambangan 1. Rencana hari ini ada tindakan oprasi debridement oleh dr kusno Spesialis Bedah untuk membersihkan jaringan luka bakarnya," kata Juniant memalui akun instagramya @anto_van_java, Rabu (24/5).
"Pak ponidi juga dirawat gabung dengan dokter penyakit dalam (dr Yan Aji) karena ada penyakit penyertanya," jelasnya masih dalam unggahan di instagram.
"Ojol yang menyebabkan bapaknya jatuh tadi malam sudah ke RS ditemani pihak kepolisian utk minta maaf. Demikian bapak, semoga oprasi hari ini berjalan lancar dan pak ponidi segera diberi kesembuhan, aamiin," jelasnya lagi.
"Laporan diterima mb direkturku yg cantik dokter @desyindiraa dirawat digratiskan ya..ada ribuan yg DM ke akun @anto_van_java bukti klu saudara2 kita masih menyayangi sesama," demikian unggahan Junianto.
Unggahan banyak mendapatkan reaksi positif dari warganet yang mengucapkan terima kasih serta mendoakan kesembuhan bagi korban dan keberkahan bagi Junianto. ***
Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji, Semoga Mabrur dan Mabruroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen