NTB.Suara.com – Frasa KrisMuha alias Kristen Muhammadiyah baru-baru ini ramai diperbincangkan di media Twitter.
Kehebohan itu bermula dari peluncuran buku berjudul “Kristen Muhammadiyah, Mengelola Pluralitas dalam Pendidikan.
Isi buku tersebut secara umum menceritakan tentang sekolah di daerah terpencil, terbelakang dan tertinggal yang kemudian murid-murid Kristen berbaur dengan murid muslim dalam lingkungan institusi Muhammadiyah.
Banyak netizen yang buru-buru nyinyir dengan istilah ‘baru’ itu, padahal yang ingin diungkapkan dalam buku itu salah satunya soal toleransi beragama.
Beberapa waktu lalu Muhammadiyah juga sempat ramai setelah seorang peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanudin, memberi komentar negatif tentang ormas tertua ini.
Sehingga melalui tokoh dan akun resminya Muhammadiyah memberikan klarifikasi agar persoalan tidak semakin melebar.
Prof. Abdul Mu’ti sebagai sekretaris umum PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa Kristen Muhammadiyah hanyalah sebuah varian sosiologis, dimana menggambarkan orang-orang Kristen/Katolik yang bersimpati atau dekat dengan Muhammadiyah.
Orang-orang tersebut masih tetap dalam agamanya dan beribadah dengan tekun.
Kristen Muhammadiyah juga bukan termasuk dari paham sinkretisme agama yang mencampuradukkan dua ajaran agama.
Baca Juga: Diincar Lazio, Emil Audero Bisa Jadi Pemain Pertama Indonesia yang Tampil di Liga Champions
Dalam akun Twitternya, Muhammadiyah juga kembali meluruskan tentang istilah KrisMuha dengan lebih gamblang.
“Istilah Krismuha sebetulnya sama statusnya dengan istilah lain seperti Munu (Muhammadiyah-NU), Musa (Muhammadiyah-Salafi) dan seterusnya,” tulis Muhammadiyah dikutip dari akun Twitter @muhammdiyah (2/6/2023). (Mf Ifta/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Awas Persib Bandung, Borneo FC akan Berjuang Hingga Akhir untuk Gelar Juara
-
Terpopuler: 10 Potret Rumah Mewah Tasya Farasya, Ini Cara Cek Bansos PKH Lewat HP
-
Jelang Lawan Arema FC, Kapten Malut United Sebut Kondisi Tim Sangat Positif
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Bintang St Kitts and Nevis Ngaku Digoda untuk Berkarier di Tanah Air
-
Pulih dari Cedera, Catur Pamungkas Siap Kembali Bela Persebaya Surabaya
-
Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!
-
Prancis Kalahkan Brasil dalam Laga Persahabatan, Kylian Mbappe Cetak Gol
-
5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
-
Drama Sengit, Kosovo Bungkam Slovakia 4-3 untuk Jaga Peluang ke Piala Dunia 2026
-
Libas Irlandia Utara, Italia Jaga Asa Lolos ke Piala Dunia 2026