Suara.com - Kiper berdarah Italia-Indonesia, Emil Audero berpotensi jadi pesepak bola Indonesia pertama yang bermain di ajang Liga Champions menyusul ketertarikan Lazio untuk merekrutnya.
Emil Audero tengah berada di persimpang jalan. Kariernya terancam setelah gagal membawa Sampdoria menghindari cengkraman degradasi musim ini.
Di tengah ancaman tampil di Serie B Italia, Emil dikabarkan mendapat tawaran dari Lazio, klub papan atas yang musim ini finis sebagai runner-up Liga Italia 2022-2023.
Seperti dilaporkan Il Messaggero via LazioNews24, Senin (5/6/2023), Lazio ingin menjual Luis Maximiano, kiper kedua mereka yang dianggap gagal membuat pelatih Maurizio Sarri terkesan.
Lazio pun kini tengah mencari pengganti Maximiano dan salah satu pemain yang diincar klub berjuluk Elang Ibu Kota itu adalah Emil Audero.
Emil yang kini berusia 26 tahun diklaim bikin Lazio terkesan. Situasinya yang baru saja terdegradasi bersama Sampdoria dianggap akan memudahkan langkahnya dalam menerima pinangan tim Ibu Kota.
Andai benar-benar pindah ke Lazio, Emil berpotensi jadi pemain Indonesia yang tampil di Liga Champions, kendati dirinya harus mampu memenuhi dua syarat utama.
Selain membutuhkan kerja ekstra untuk menggeser kiper utama Lazio Ivan Provedel, Emil juga harus lebih dulu menjalani proses naturalisasi sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Emil yang punya darah Indonesia dari sang ayah, sejauh ini belum berminat untuk menjadi WNI. Dia pernah menolak tawaran PSSI untuk bermain bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: 10 Pemain Abroad Timnas Indonesia untuk Lawan Argentina, Bisa Hentikan Lionel Messi Cs?
Namun terkini, Emil diketahui saling follow dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Instagram. Tidak diketahui apakah itu menjadi sinyal bahwa sang pemain berubah pikiran dan bersedia bergabung dengan Timnas Indonesia atau tidak.
Andai benar-benar mau menjadi WNI, maka peluang Emil mencatatkan sejarah sebagai pesepak bola pertama Indonesia yang tampil di Liga Champions kian besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey