"Nilai kerugian mencapai Rp1,3 miliar saat itu. Tentu sangat sedih dengan peristiwa tersebut," tutur Miq Idin bercerita.
Meski begitu, bukan jiwa pengusaha namanya, jika nyali bisnisnya keok. Usaha komoditas terus dilanjutkan hingga sekarang.
Lalu Muhammad Wahidin membuka lapangan pekerjaan bagi sekian banyak orang. Termasuk di sebagian wilayah Kota Mataram dari usaha komoditasnya hingga saat ini. Terakhir, ia sudah berhasil menciptakan mesin pemecah biji mete satu-satunya di Indonesia, bahkan mungkin di dunia.
Mesin pemecah mete dengan teknologi sederhana itu adalah ide yang muncul ditengah era modern, praktik-praktik sederhana di masyarakat masih dilakukan dengan cara-cara konvensional.
"Kita ada di kehidupan modern, tapi kita masih menggunakan cara-cara lama sekedar untuk mengupas biji mete. Dari sana saya berpikir terus, lebih dari delapan bulan bereksperimen untuk bisa membuat mesin pemecah biji mete," ucapnya.
Mesin pemecah biji mete yang dirancangnya sedang diperbanyak agar biji mete yang akan dikirim bisa dikupas dalam waktu cepat dengan tingkat persentase kerusakan sangat kecil. Bahakan, mesin pemecah biji metenya ini tengah dilirik pengusaha dari negara-negara pengolah biji mete.
Selain dikenal sebagai kepala lingkungan yang pandai memecahkan masalah, Lalu Wahidin juga banyak mendapat kepercayaan dari warga sebelum menjadi kepala lingkungan.
Dia juga memegang amanah sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahim Perumahan Royal Mataram, komite sekolah, dan sederet organisasi kemasyarakatan lainnya. (*)
Baca Juga: Isu Anies Baswedan Bakal Jadi Tersangka di KPK, AHY: Jangan Ada Kriminalisasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU