/
Senin, 26 Juni 2023 | 05:55 WIB
Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie. (Sumber foto: kemenag.go.id)

NTB.Suara.com - Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie menanggapi cuitan bernada fitnah disebar oleh anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI, Iskan Qolba Lubis

"Saya sangat sesalkan cuitan Pak Iskan Qolba Lubis melalui akun twitternya. Cuitan itu diposting di Tanah Haram, tapi isinya bernuansa fitnah," kata Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie di Makkah, seperti dikutip dari kemenag.go.id, Minggu (25/6/2023).

Seperti diketahui, melalui akun twitternya @IskanQL, Iskan menyebut PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi 1444 H/2023 M.

"Darurat Haji 2023?hari ini 25/6 @Kemenag_RI menghentikan katering secara sepihak dn tdk sesuai dg kesepakatan df PANJA HAJI, jemaah terpaksa saweran bersama beli makanan,gmn dg jemaah yg pas-pasan ?kok jadi begini ....??? @FPKSDPRRI," demikian dikutip dari akun @IskanQL.

Cuitan ini sudah diposting lebih kurang lima jam lalu. Postingan berbau fitnah ini cukup banyak mendapat perhatian netizen.

Anna membenarkan bahwa bahwa pada 7 Zulhijah 1444 Hijriah, ada penghentian sementara katering jemaah haji di Makkah. Hal itu juga akan dilakukan pada 14 dan 15 Zulhijah 1444 Hijriah.

"Kebijakan penghentian sementara itu bukan diambil sepihak, tapi hasil kesepakatan dengan Komisi VIII DPR. Inilah yang saya sebut cuitan Pak Iskan bernuansa fitnah. Atau jangan-jangan Pak Iskan tidak tahu substansi kesepakatannya?" ucapnya.

Anna juga menyebutkan bahwa masa tinggal jemaah haji Indonesia di Makkah, rata-rata 25 hari. Dalam rentang waktu itu, Kementerian Agama dan DPR menyepakati bahwa selama di Makkah, jemaah haji Indonesia mendapat 66 kali makan yang terdistribusi dalam 22 hari. 

Oleh sebab itu, ada tiga hari yang akan dihentikan sementara, yaitu pada 7, 14, dan 15 Zulhijah. Dalam rentang 8 - 13 Zulhijah, jemaah akan mendapat layanan katering di Arafah - Muzdalifah - Mina (Armina).

Baca Juga: Ratusan Nasabah BTN Syariah Mataram Akad KPR Subsidi Perumahan Bumi Paramadiva

Kementerian Agama, lanjut Anna, bahkan telah menyosialisasikan kebijakan tersebut sejak jauh-jauh hari, tepatnya sejak 11 Juni 2023. Tujuannya, agar jemaah memahami lebih awal dan bisa mempersiapkan diri.

"Jika hari ini jemaah membeli makan itu karena mereka sudah memahami adanya info penghentian sementara layanan katering yang kami sosialisasikan," terangnya.

Penghentian sementara layanan katering pada tanggal-tanggal tersebut dikarenakan kondisi di Makkah sudah sangat padat. Jemaah dari seluruh dunia sudah berada di Makkah. Sehingga sering terjadi kemacetan dan itu tidak memungkinkan dilakukan proses distribusi katering.

Anna juga menegaskan bahwa PPIH Arab Saudi sangat terbuka pada saran dan masukan. Namun, tidak semestinya hal itu bernuansa fitnah, apalagi disampaikan melalui media sosial.

"Kita mengajak netizen untuk bijak bermedia sosial. Dan, sebagai anggota DPR, mestinya Pak Iskan harus bisa menjadi teladan dalam kebaikan, bukan malah menyampaikan sesuatu yang tidak benar, bahkan menjurus fitnah atau hoaks," pungkasnya. (*)

Load More