NTB.Suara.com - Musim hujan kembali datang di wilayah Nusa Tenggara Barat pada awal Juli 2023 ini. Bahkan cuaca ekstrem hujan disertai angin dialami wilayah NTB berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalan raya, jika pengendara sepeda motor khususnya tidak melakukan persiapan yang baik ketika berkendara di musim hujan seperti sekarang ini.
Astra Motor NTB selaku dealer penjualan sepeda motor merk Honda di wilayah Nusa Tenggara Barat memberikan sejumlah tips berkendara dengan aman dan nyaman di saat musim hujan seperti sekarang ini.
Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB Satria Wiman Jaya mengatakan, pengendara sepeda motor perlu melakukan persiapan yang matang ketika akan berkendara perjalan dekat ataupun jauh disaat musim hujan seperti sekarang ini.
Mulai dari mempersiapkan kondisi badan /tubuh yang fit, tidak meminum obat yang menyebabkan kantuk sebelum berkendara dan tentunya juga memastikan kondisi mesin kendaraan sepeda motor yang akan digunakan.
“Disaat musim hujan, pasti perlunya adaptasi dengan cuaca agar kondisi tubuh tetap fit. Yang tak kalah penting juga adalah perlu ditunjang dengan kesiapan yang baik sebelum berkendara, termasuk kondisi kendaraan yang akan digunakan,” kata Satria Wiman Jaya, Minggu (9/7).
Satria memaparkan sejumlah tips aman dan nyaman berkendara saat musim hujan. Mulai dari, cek prakiraan cuaca sebelum riding di sekitar rute yang akan dilewati, siapkan riding gear, jas hujan dan cover shoes, pakai ban yang layak pakai. Karena ban akan berpengaruh saat melakukan pengereman dan pastikan juga tekanan ban jangan terlalu kempes atau terlalu kencang.
Selanjutnya cek kondisi rem sepeda motor, apakah kampas rem harus di ganti dan minyak rem perlu ditambah, gunakan Helm dengan visor clear, agar memudahkan memperoleh informasi, pastikan lampu berfungsi dengan normal (sein, stop, utama), karena menjadi alat komunikasi saat di jalan, tingkatkan prediksi bahaya saat di jalan dan berkendara dengan #Cari_Aman, dengan menjaga kecepatan dan jarak aman dengan pengendara yang lain.
Untuk penggunaan jas hujan, Satria menyarankan kepada pengguna roda dua untuk memakai jas hujan celana dan baju, bukan jas selimut/ kelelawar. Begitu juga dengan menggunakan jas hujan yang berwarna cerah, agar pengguna sepeda motor yang lainnya bisa melihat dan teridentifikasi.
“Kalau memungkin, ketika hujan lebat dan angin kencang sebaiknya pengendara menepi. Karena potensi bahaya di jalan itu lebih tinggi, disebabkan penglihatan kurang jelas, jalanan licin, pohon tumbang, longsor dan lain lainnya,” kata Satria. (*)
Baca Juga: Saham AMAR Diprediksi Tembus di Harga 392, Waktunya Beli?
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan