NTB.Suara.com - Anang Hermansyah bersama Ashanty dan anak-anaknya merupakan salah satu keluarga terkenal di dunia hiburan Indonesia dan terus menjadi sorotan publik karena kehidupan mereka yang penuh keharmonisan dan inspirasi.
Keluarga Anang Hermansyah terus membuktikan bahwa dengan cinta, komunikasi, dan dukungan yang kuat, keharmonisan dalam keluarga bisa diwujudkan bahkan di tengah-tengah kesibukan dan tekanan dunia hiburan.
Mereka menjadi teladan bagi banyak orang tentang pentingnya nilai-nilai keluarga dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup.
Meskipun terlihat selalu kompak dan harmonis, Anang Hermansyah bersama Ashanty tidak lepas dari sorotan yang memunculkan rumor-rumor menarik dan berhasil mengejutkan publik. Seperti yang terkini, ada sebuah rumor yang mengklaim jika ada sesuatu yang buruk terjadi di rumah Ashanty.
Diunggah oleh channel YouTube Manis Seleb pada Sabtu (5/8/2023), video tersebut sudah ditonton setidaknya sebanyak 86 kali oleh netizen. Video tersebut menggunakan judul yang mengutarakan bahwa ada kutukan datang ke rumah Ashanty.
Masih dalam video yang sama dan dijelaskan dalam keterangan judulnya, kutukan yang datang itu membuat kedua anak Ashanty dan Anang Hermansyah menjadi tidak nyaman. Kedua anak tersebut, yakni Arsy dan Arsya Hermansyah disebut tidak bisa tidur.
"Bikin Merinding! Rumah Ashanty Bak Dikutuk, Susah Tidur Pun Di Rasakan Ke Dua Anaknya!" tertulis sebagai keterangan dalam sampul videonya. Tapi benarkah klaim kutukan seperti dalam videonya?
Penjelasan
Setelah ditelusuri, video dengan durasi selama 3 menit 11 detik itu tidak dilengkapi dengan bukti yang valid, berupa foto maupun video yang menjelaskan mengenai rumah Ashanty yang dikutuk.
Baca Juga: Diduga Setubuhi Cewek yang Taaruf, Dodi Hidayatullah Eks Adam Musik: Saya Pendosa Kotor
Begitu juga dengan bukti yang menunjukkan bahwa kedua anak Ashanty, Arsy dan Arsya Hermansyah merasa kesulitan tidur akibat kutukan yang datang tidak jelas. Bahkan, narasi yang dijelaskan oleh narator dalam video tersebut tidak relevan.
Narator dalam video tersebut justru membahas mengenai kisah di masa lalu, saat Ashanty pernah jatuh sakit karena ada kiriman "yang jahat". Begitu pula dengan sikap Anang Hermansyah yang sigap membantu menyelesaikan masalah.
Sampul atau thumbnail yang digunakan di dalam video tersebut ternyata hanya editan semata.
Kesimpulan
Video yang menyebut rumah Ashanty mendapatkan kutukan hingga Arsy dan Arsya Hermansyah tidak bisa tidur tersebut adalah berita bohong atau hoaks. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan