/
Rabu, 06 September 2023 | 17:07 WIB
Zainal Fanani, korban tewas bentrok antar perguruan Silat Indonesia di Taiwan yang kabarnya pendekar PSHT. (Facebook)

NTB.Suara.com - Beredar informasi terkait korban tewas dalam bentrok perguruan silat Indonesia di Taiwan. Korban tewas yang bernama Zainal Fanani yang merupakan warga Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Di media sosial, disebut-sebut korban berasal dari Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Sedangkan korban yang kritis adalah saudara kembar almarhum yang juga mengalami luka tusukan. "Semoga saudara kembar almarhum (Zainal Fanani) bisa sembuh," begitu komentar warganet di laman Facebook yang mengabarkan meninggalnya Zainal Fanani dikutip NTB.Suara.com, Rabu 6 September 2023. 

Bentrok atau tawuran antara Perguruan Silat itu memang membuat heboh publik tanah air dan juga di Taiwan. Sebab, aksi sporadis ini berlangsung cepat dan menggunakan senjata tajam. Dalam tayangan di TVBS News pada tanggal 4 September. Menurut pihak kepolisian di sana, bentrok terjadi karena soal jadwal dan lokasi latihan.

Namun yang beredar di media sosial adalah kedua kelompok antara PSHT dan IKSPI saling melemparkan tantangan di media sosial. Keduanya pun sepakat untuk bertarung di Stasiun Kereta Api Changhua pada Sabtu malam, 2 September 2023. Versi yang tersebar di media sosial, awalnya disepakati pertarungan adalah satu lawan satu di mana, masing-masing kelompok diwakili enam orang.

Hanya saja, entah bagaimana ceritanya. Rencana duel malah menjadi tawuran dengan menggunakan senjata tajam. Sampai saat ini pihak kepolisian Taiwan sudah menangkap para pelaku aksi bentrok perguruan silat asal Indonesia tersebut. (*)

Load More