NTB.suara.com - Motor listrik Yamaha E01 atau yang dikenal dengan sebutan NMAX Listrik telah menjadi perbincangan hangat di dunia otomotif Indonesia. Langkah pabrikan berlambang garpu tala membawa Yamaha E01 ke Tanah Air telah menjadi sorotan utama. Namun sampai saat ini belum ada kabar resmi motor tersebut di jual di Indonesia. Sebab, jika dipaksakan rentang harganya bisa tembus Rp 60 juta.
Meskipun sering disamakan dengan NMAX, E01 memiliki identitasnya sendiri yang membedakannya dari saudara bermesin bensinnya. Hal ini terlihat jelas pada desain bagian belakangnya. Model sepatbornya terpisah dari bodi dan terhubung dengan lengan ayun. Tambahan lagi, E01 dilengkapi dengan shockbreaker ganda untuk roda belakang yang posisinya ditarik lebih maju daripada motor konvensional.
Sensasi berkendara yang nyaman adalah salah satu daya tarik utama dari Yamaha E01. Yamaha memilih pendekatan yang lebih akrab dengan pengendara dalam hal penyaluran tenaga. Motor listrik ini memiliki motor elektrik yang ditempatkan di posisi yang mirip dengan mesin pada motor konvensional, bukan langsung di roda belakang seperti beberapa motor listrik lainnya yang sudah ada di Indonesia.
Kehadiran perdana Yamaha E01 dalam dunia motor listrik bisa kita tarik tiga tahun ke belakang, ketika Yamaha memamerkan konsepnya yang diberi nama E01 Concept di Tokyo Motor Show 2019. Yamaha menjelaskan dalam halaman resminya bahwa motor listrik ini dirancang sebagai urban commuter, yang meskipun menggunakan tenaga listrik, memiliki kinerja setara dengan motor konvensional bermesin 125 cc.
Pada saat itu, Yamaha juga menggambarkan bahwa produk ini memiliki kemampuan fast charging dan jarak tempuh yang impresif, menjadikannya pilihan yang nyaman untuk berkomuter. Melihat desain motor ini saat masih dalam tahap konsep, kita bisa melihat bahwa tidak banyak perubahan yang terjadi pada versi produksinya.
Siluet bodinya hampir seratus persen identik dengan versi konsepnya. Beberapa perubahan yang dilakukan mencakup desain sepatbor depan yang dibuat lebih realistis dan tanpa adanya penutup untuk suspensinya. Selain itu, desain joknya pun ditingkatkan dari segi fungsionalitasnya.
Dalam versi konsep, wajah depan motor ini juga dilengkapi dengan sepasang inlet udara di balik shroud-nya. Namun, pada versi produksi, komponen tersebut berubah menjadi lampu utama. Bagi yang penasaran dengan elemen heksagonal yang agak melonjong di bagian depannya, itu merupakan penutup dari lubang pengisian daya.
Motor Elektrik
Tenaga Maksimum: 8,1 kW
Torsi Maksimum: 30 Nm
Gearbox: N/A
Baterai: Lithium-Ion, 4,9 kWh, 87.6V, 56.3 Ah
Jarak Tempuh: 104 km @ 60 km per jam
DIMENSI
Panjang: 1.930 mm
Lebar: 740 mm
Tinggi: 1.230 mm
Wheelbase: 1.380 mm
Ground Clearance: 140 mm
Seat Height: 755 mm
Bobot: 158 kg
Baca Juga: Mengenal Buah Bintaro, Si Hijau yang Bermanfaat Sebagai Penangkal Tikus
Rangka
Rem Depan: Cakram 230 mm
Rem Belakang: Cakram 230 mm
Ban Depan: 110/70-13
Ban Belakang: 130/70-13
ABS: Ya
Fitur
Digital Panel Meter: Ya
LCD atau TFT Digital Panel: TFT
Full-LED Lighting: Ya
Fitur Yamaha E01: Inovasi dan Kenyamanan
Yamaha tidak berkompromi ketika mengembangkan Yamaha E01. Rangkanya dirancang secara khusus untuk model ini, bukan diambil dari model bermesin konvensional. Rangka ini mengadopsi model double cradle dengan Yamaha Controlled Filling (CF) aluminium die casting swing arm. Produk ini juga dilengkapi dengan fitur dual channel ABS, dual rear suspension, traction control system, dan sistem penggerak roda belt drive.
Seperti banyak kendaraan listrik lainnya, Yamaha E01 memiliki teknologi regenerative braking yang menghadirkan pengalaman deselerasi yang halus saat gas ditutup. Fitur ini juga mengubah energi dari pengereman kembali menjadi energi yang dapat digunakan nantinya. Yamaha E01 juga memiliki fitur gigi mundur yang unik. Selain itu, speedometer digital, smartkey, dan Y-Connect juga menjadi fitur-fitur yang dapat ditemukan pada produk ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas