NTBSuara.com - Persebaya Surabaya dirumorkan telah sepakat menggaet pelatih kepala yang baru untuk menggantikan pelatih carataker Uston Nawawi. Pelatih kepala yang baru itu bukan Paul Munster, melainkan Josep Gombau, yang merupakan mantan pemain dengan posisi kiper.
Kabar Persebaya Surabaya merekrut Josep Gombau itu diunggah dalam akun instagram fanbase @persebayafans.27.
"RUMOR! Persebaya dirumorkan sudah mencapai kata sepakat dengan Josep Gombau. Persebaya telah mengirim pesan pengesahan kepada PSSI," tulis akun tersebut, Senin (11/9/2023).
Disebut pula Josep Gombau merupakan pelatih asal Spanyol. Pelatih berusia 47 tahun itu memiliki pengalaman panjang sepak bola Spanyol.
Dari penelusuran lebih lanjut di laman transfermarkt, Josep Gombau saat ini memang bestatus without club alias tanpa klub.
Terakhir dia melatih klub Odisha FC yang berlaga di Liga 1 India selama hampir setahun. Setahun sebelumnya dia menjadi penasihat strategis di klub tersebut.
Perjalanannya sebagai pelatih bermula dengan menukangi CF Amposta sebagai pelatih tim junior pada 1993 hingga 2000, sebuah klub di Spanyol.
Kemudian dia hijrah ke klub Espanyol pada 2000 sebagai pelatih tim junior, lalu jadi pemandu baka pada 2001, hingga direktur teknis pada 2002 sampai 2003.
Perjalanan kariernya berlanjut ke klub Barcelona pada 2003 dengan posisi sebagai pemandu bakat pemain muda, lalu adi asisten pelatih Barca Muda pada 2005.
Dari sana, dia mulai melakukan pengembaraan ke luar Spanyol. Persisnya ketika dia menerima tawaran sebagai pelatih klub Kitchee yang berlaga di liga primer Hong Kong pada 2009-2013.
Pada 2016, dia hijrah ke Australia melatih klub Adelaide United selama 3 tahun.
Yang menarik, dia sempat menjadi pelatih kepala tim Australia pada 2016-2017, kemudian tim Australia U23 selama setahun. Masih di Australia, pada 2017, Josep Gombau menjadi pelatih kepala klub Western Sydney.
Persisnya pada 2 Agustus 2018, Gombau melanjutkan karier ke Liga di Inia dengan menjadi pelatih kepala Delhi Dynamos (2018). Selanjutnya, dia jadi pelatih kepala klub Queenboro FC di Amerika Serikat, kemudian jadi sebagai direktur olahraga di sana.
Klub terakhir yang dipolesnya adalah Odisha FC sejak 2021 sebaga penasehat strategis, kemudian pada musim 2022/2023 jadi pelatih kepala.
Sepanjang kariernya sebagai pelatih, dia meraih juara Australian Cup, dua kali Juara Hong Kong, 2 kali juara Hong Kong Cup, dan juara Liga Hong Kong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan